Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ini Daftar Peraih Emas Final Tinju Putra PON XXI 2024

Admin SP • Kamis, 19 September 2024 | 22:52 WIB

 

MENANG: Wasit mengangkat tangan petinju dari sudut biru sebagai pemenang  usai mengalahkan petinju sudut merah pada duel final PON XXI 2024. FOTO : FAJAR/SUMUT POS
MENANG: Wasit mengangkat tangan petinju dari sudut biru sebagai pemenang usai mengalahkan petinju sudut merah pada duel final PON XXI 2024. FOTO : FAJAR/SUMUT POS

PEMATANGSIANTAR, SUMUTPOS.CO- Sosok Farrand Papendang petinju asal Sulawesi Utara (SUT) mungkin orang paling mampu meningkatkan adrenalin petinju Jekri Riwu asal Bali (BAL). Setelah pernah bertarung di semifinal PON Papua XX/2021 membuat dendam membara di hati Jekri Riwu yang hanya mendapat medali perunggu ketika itu.

Di Final PON XXI/2024, Kamis 19 September 2024 kembali mereka ditemukan di atas ring partai Kelas putra 60-63,5 Kg di venue Tinju Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.

Serangan Farrand di ronde pertama dan kedua menghasilkan angka yang signifikan. Meskipun di ronde ketiga, cenderung bertahan.

Jekri mesti mengakui dewi fortuna selalu memihak ke Farrand. Lagi, Farrand berhasil memboyong medali emas dan menyisakan medali perak untuk Jekri.

Kejuaraan Tinju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh - Sumut sudah menggelar babak Final. Di Final putra kelas putra 46-48 Kg, bertarung Exel Gerald Karimela petinju asal Sulawesi Utara (SUT) di sudut merah kalah bertarung dengan petinju Dio Koebanu asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di sudut biru.

Di kelas putra 48 - 51 Kg petinju Ingatan Ilahi asal Riau (RIU) di sudut merah masih mampu mempertahankan prestasi sebagai peraih medali emas di PON XX/2021. Saat berhadapan dengan petinju Duta Fadillah Simatupang asal Sumatera Utara (SMU) di sudut biru, Ingatan tampil maksimal dengan duel sengitnya.

Antara kedua petinju menampilkan pola dan kombinasi gerakan yang agresif.
Namun, Ingatan Ilahi masih beruntung, menang dan didaulat penerima medali emas.

Sedangkan kelas 51 - 54 Kg, pertandingan Aldom Sugoro petinju asal DKI Jakarta di sudut merah kalah bertarung melawan petinju Yosua Holy Masihor asal Sulawesi Selatan (SSL) di sudut biru.

Lalu, Kelas putra 54 - 57 Kg pertandingan antara petinju Asri Udin asal DKI Jakarta dengan Nolvy Engkeng asal Sulawesi Utara (SUT) sangat menghibur. Tehnik Asri Udin di atas ring cukup menginspirasi.

Sedikit bahkan minim menggunakan double cover, dalam menahan serangan lawan. Kelihaian dan lincahnya menepis serangan lawan membawanya menjadi peraih medali emas setelah mengalahkan Nolvy Engkeng.

Kemudian, Kelas 57- 60 kg petinju Walmer Pasiale peraih medali perak PON Papua XX/2021 petinju asal Jawa Barat (JBR) terkesan cukup tangguh.

Masih di ronde pertama Final tinju PON XXI/2024 Emanuel Christo Maubere petinju Nusa Tenggara Timur (NTT) tersungkur dan KO. Akhirnya, Walmer dapat mempertahankan prestasinya sebagai periah medali emas PON XXI/2024.

Untuk Kelas 63,5-67 Kg, petinju Matius Mandiangan asal DKI Jakarta peraih medali emas PON Papua XX/2021 di kelas 60 Kg bukan lawan tanding Libertus Gha petinju asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Buktinya, Matius masih mampu mempertahankan prestasi perolehan medali emas PON XXI/2024.

Untuk Kelas 67-71 Kg petinju Sarohatua Lumban Tobing asal Sumatera Utara (SMU) cukup tangguh menjadi lawan tanding Very Edwar Charlesv Sagala asal Riau (RIU).

Peraih medali emas PON Papua XX/2021 lalu itu, mampu membungkam lawannya. Dan menyebabkan TKO Very Sagala masih di awal ronde pertama.

Di partai Kelas 71-75 Kg petinju Vinki Montolalu asal Sulawesi Utara (SUT) sudut merah menang saat berhadapan dengan petinju Burhanudin Aduraf asal Jawa Tengah (JTG).

Untuk Kelas 75 - 80 kyg petinju Frendy Yakob Puray asal Papua Barat (PBR) kalah saat berhadapan dengan petinju Brama Hendra Betaubun asal Jawa Barat (JBR) peraih medali emas PON Papua XX/2021 lalu. Dan kini membuktikan dirinya memang pantas meraih medali emas PON XXI/2024.

Kelas pamungkas 80-86 Kg petinju Maikhel R. Muskita asal Jawa Barat (JBR) sudut merah menunjukkan taring. Berhadapan dengan petinju tuan rumah Sumatera Utara (SMU), David Simbolon hanya mampu dua ronde.

Selanjutnya, Maikhel peraih medali emas PON XX/2021 itu, menyebabkan petinju andalan Sumatera Utara mengalami TKO. Maikhel tetap didaulat sebagai petinju peraih emas PON XXI/2024. (fdh/han)

Editor : Redaksi
#pon 2024 #PON Sumut