MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Sebanyak 3.500 pesilat Indonesia dan mancanegara akan bertanding pada 3rd International Pencak Silat Indonesia Open Championship 2025 yang digelar di Gedung Serbaguna Sumut pada 4-10 Agustus 2025.
Dari luar negeri, hadir pesilat dari 20 negara. Diantaranya dari Malaysia, Filipina, Australia, India, Perancis hingga Amerika Serikat. Dari Sumut juga hadir sekitar 300 pesilat. Pertandingan ada yang tingkatan SD, tingkatan SMP dan tingkatan dewasa.
Even akbar pertama di Sumut ini akan dibuka Presiden Prabowo Subianto diharapkan terlaksana dengan baik. Berbagai persiapan pun telah dilaksanakan panitia dipimpin Dr dr H Johny Marpaung MKed(OG) SpOG Subsp-KFM.
Siapa Dr dr H Johny Marpaung MKed(OG) SpOG Subsp-KFM? Ia lebih dikenal sebagai dosen Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) dan dokter obgyn yang saat ini mendapat amanah menjadi ketua Departemen Obsteri dan Ginekologi Rumah Sakit ,(RS) USU.
Saat SMA, Dr dr H Johny Marpaung MKed(OG) SpOG Subsp-KFM sempat berlatih pencak silat. Di organisasi pencak silat, ia belum lama bergabung. Namun Dr dr H Johny Marpaung MKed(OG) SpOG Subsp-KFM langsung mendapat amanah jadi ketua panitia event pencak silat internasional.
Dr dr H Johny Marpaung MKed(OG) SpOG Subsp-KFM juga dikenal figur yang sukses membina keluarga. "Istri ibu rumah tangga. Anak saya, tiga perempuan dan satu laki-laki. Putri sulung baru selesai pendidikan dokter. Putri kedua tahap akhir pendidikan dokter dan putri ketiga masih kuliah di kedokteran juga. Yang paling kecil, masih kelas IX SMP," rincinya.
Tak heran, pendekatan kekeluargaan dari ketua panitia mampu mengingatkan semangat para panitia untuk menyukseskan 3rd International Pencak Silat Indonesia Open Championship 2025.
Langkah awal setelah jadi ketua panitia, Dr dr H Johny Marpaung MKed(OG) SpOG Subsp-KFM tanpa sungkan belajar dari para tokoh pencak silat agar sukses menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia pun rutin berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).
Dari dokter obgyn ke panggung pencak silat internasional ini diharapkan 'tangan dingin' Dr dr H Johny Marpaung MKed(OG) SpOG Subsp-KFM yang diyakini mumpuni mempersiapkan even akbar tersebut.
"Jadi ketua panitia memiliki tantangan. Apalagi even ini membutuhkan biaya Rp.17 milliar. Anggarannya pun tidak ditampung dalam APBN maupun APBD Sumut. Kita pun mencari dukungan anggaran dari para sponsor, pelaku UKM dan panitia," kata Dr dr H Johny Marpaung MKed(OG) SpOG Subsp-KFM kepada Sumut Pos di RS USU, Selasa (29/7).
Tak hanya berhasil dari sisi penyelenggara sebagaimana ketentuan yang berlaku, ia juga mendorong keberhasilan dalam bidang prestasi terutama dengan dihasilkannya anak-anak muda yang mempunyai semangat untuk pencak silat.
Baca Juga: Kemenko PMK Kunjungi Nias Barat, Perkuat Evaluasi Pembangunan SDM di Wilayah 3T
Ketua panitia juga berharap even internasional ini dapat menarik animo masyarakat untuk mengenal pencak silat yang berasal dari Indonesia. "Meng-go public-kan dan memasyarakatkan pencak silat. Semua pertandingan dapat disaksikan secara gratis," sebut dosen FK USU yang memiliki motto untuk senantiasa berbuat terbaik buat orang lain supaya hidup kita lebih nyaman.
Ia menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto punya cita-cita 'besar' agar pencak silat masuk dipertandingkan pada olimpiade. "Sebelumnya, Indonesia Open selalu diadakan di pusat. Kedatangan Bapak Presiden ke Sumut sudah ditunggu masyarakat dengan antusias," ujar penikmat makanan gulai daun ubi tumbuk dan rendang.
Bagaimana Dr dr H Johny Marpaung MKed(OG) SpOG Subsp-KFM berbagi waktu diantara tugas sebagai dosen, dokter dan aktivitas lainnya dengan menjadi ketua panitia 3rd International Pencak Silat Indonesia Open Championship 2025?
Sebagai aktivis semasa muda, Ketua Departemen Obsteri dan Ginekologi RS USU mengatakan bahwa dirinya sudah terbiasa dengan banyak kegiatan. "Jadi kita bagi aja waktunya. Kapan saya mengajar, kapan saya jadi panitia," kata tokoh yang terbiasa berolahraga jogging atau bulutangkis selama satu jam setiap hari.
Mendekati pelaksanaan 3rd International Pencak Silat Indonesia Open Championship 2025, Dr dr H Johny Marpaung MKed(OG) SpOG Subsp-KFM berterima kasih atas dukungan dan kerja keras dari semua panitia, sponsor dan pendukung acara.
Diakhir pertemuan ini, Dr dr H Johny Marpaung MKed(OG) SpOG Subsp-KFM berharap 3rd International Pencak Silat Indonesia Open Championship 2025 berjalan aman sehingga bisa dinikmati semua masyarakat. "Pada kegiatan ini juga dimeriahkan dengan kehadiran pelaku UMKM, kuliner dan tarian. Kalau memungkinkan mendatangkan penyanyi. Ayo kita sukseskan 3rd International Pencak Silat Indonesia Open Championship 2025," kata tokoh pendidikan, kesehatan dan olahraga.
Perlu diketahui Dr dr H Johny Marpaung MKed(OG) SpOG Subsp-KFM lahir di Medan pada 24 Pebruari 1971. Agama Islam dan pekerjaan dosen Obstetri Ginekologi USU. Jabatan: kepala Obstetri Ginekologi RS USU dan Ketua Panitia 3rd International Pencak Silat Indonesia Open Championship 2025.
Orangtua: Almarhum A Karal Marpaung dan Almarhumah Remsi br Panjaitan. Asal: Desa Halado, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba
Pendidikan: S1 Pendidikan Dokter USU (1996), Sp-1 Obsteri dan Ginekologi USU (2007), S-2: Magister Kebidanan dan Kandungan USU (2012), Sp-2 Kedokteran Fetomaternal USU (2016) dan S-3 Ilmu Kedokteran USU (2020).
Riwayat pekerjaan di perguruan tinggi pada 2003-2008: dosen Akademi Kebidanan Harapan Mama, 2008-sekarang: dosen FK USU dan 2021-sekarang: ketua Departemen Obsteri dan Ginekologi RS USU. Riwayat pekerjaan di Lingkungan Badan Usaha Pemerintah/Swasta pada 1998-2002: kepala Puskesmas Aek Raso Labuhanbatu.
Karya publikasi buku/artikel: Ketepatan Human Kallikrein 6 sebagai Prediksi Keganasan Ovarium Dibandingkan dengan CA 125 (2008), Association Between The Thickness of The Collagen in The Amniotic Membrane with The Incidence of Premature Rupture of Membranes (2016) dan Relationship of Plasma Cystatin C Level and Renal Dysfunction in Patients with Preeclampsia (2019).
Kemudian Black Cumin (Nigella Sativa) Effect on Blood Pressure, Mean Arterial Pressure, Proteinuria in Preeclamptic Model Rats (2020), Black Cumin (NigellaI Sativa) Effect On Expression of TNF-α, IL-2 and sFlt-1 In Preeclamptic Model Rats (2020) dan Differences of Cardiovascular Risk-based on Atherogenic Index Plasma and Framingham Risk Score in Postpartum with Preeclampsia and Normotensive (2020).
Selanjutnya Sensitivity and Specificity of Abdominal Circumference as Single Marker in Predicting Macrosomia at Haji Adam Malik Hospital Medan 2017-2021 (2023), Differences in Ferritin and Hemoglobin Levels Before and After Administration of Iron Sucrose Injection to Second or Third Trimester Pregnant Women at Araskabu Public Health Center Deliserdang (2023) dan Relationship of Vaccination History and Pregnancy Health Protocol Compliance with Positive Antigen Test Result at Community Health Center in Medan, Indonesia (2023).
Differences of Serum Total Antioxidant Capacity Levels in Women with Early Menopause and Normal Menopause (2023) dan The effectiveness of MESH–TEEN application on the Menstrual Hygiene Management of Teenage Girls in Medan, Indonesia (2024).
Presentasi dalam kegiatan/pertemuan ilmiah pada 18 Maret 2018: PIT Fetomaternal Medan (pembicara), 13 Februari 2023: Rosade ke 4 Padang (pembicara), 6 Maret 2024: Pertemuan Ilmiah Tahunan Kedokteran Fetomaternal Malang XXIV (pembicara), 18 Mei 2024: AOFOG Busan Korea Selatan (pembicara) dan 20 Juli 2024: Pertemuan Ilmiah Tahunan POGI XXVII NTT (pembicara).
Keanggotaan organisasi profesi di Dewan Pimpinan Daerah Tani Merdeka Deli Serdang (dewan pakar), Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Sumut 2018-2021 (wakil ketua), Ikatan Alumni SMAN 11/10 (ketua umum), Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi (POGI) Sumut 2013-2023 (sekretaris umum) dan Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi (POGI) Sumut 2023-sekarang (ketua umum).
Partisipasi dalam kegiatan sosial pada
Agustus-Nopember 2022: HUT FK USU ke 70 (ketua panitia), 16 Oktober 2023: Pengabdian Masyarakat Akbar Pema FK USU di Desa Serbelawan, Dolok Batu Nunggar (tenaga medis), 13 Februari 2024: Pemeriksaan Ibu Hamil dan Pencegahan Stunting Sejak Dini (tenaga medis) dan 20 Juni 2024: Hari tanpa Tembakau Sedunia Scora Pema FK USU 2024, UPT Puskesmas Bandarkhalipah Deliserdang (tenaga medis).
Penghargaan dan tanda jasa yakni Dokter Teladan I Kabupaten Labuhanbatu dari Bupati Labuhanbatu (1999) dan Satyalancana Karya Satya X Tahun dari presiden Republik Indonesia (2019). (dmp)
Editor : Johan Panjaitan