SUMUT POS- Jakarta Pertamina Enduro (JPE) mempertahankan gelar juara Proliga 2026 sektor putri.
Kepastian ini didapat usai JPE berhasil mengalahkan Phonska Plus Pupuk Indonesia pada pada Leg 2 Gold Final Proliga 2026 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Jumat (24/4/2026).
JPE menang dengan skor 3- 0 (25- 19, 25- 23, dan 25- 21).
Baca Juga: Lagu 'Siti Mawarni' Jadi Cerminan Keresahan Warga Tentang Narkoba
Jalannya Pertandingan
Awal laga dibuka dengan manis oleh Phonska Plus dengan skor 4- 2. Tetapi, bisa dikejar oleh Jakarta Pertamina Enduro 5- 5. Sejak itu, Pertamina terus memimpin pertandingan dengan 16-13. Usai time out, JPE terus memimpin laga.
Saat poin 19- 16, terjadi rally panjang 43 detik. Set pertama ditutup saat Wilma Salas berhasil memblok bola dari Phonska Plus dengan skor 25- 19.
Di set pertama ini, JPE mencatat 4 blok poin, 16 attack. Sedangkan Phonska Plus tercatat melakukan 8 error.
Secara umum, JPE masih menguasai pertandingan saat memasuki set kedua. Bahkan, tim yang diperkuat Irina Voronkova ini terus menjaga keunggulan skor. Satu- satunya skor sama yaitu 18- 18. Di mana Megawati dua kali melakukan serangan yang keluar.
GOR Amongrogo Yogyakarta menggelegar saat skor kembali kembar 23- 23.
Tetapi, service yang gagal dari Sheilla Bernadetha membuat JPE kembali semangat dan poin menjadi 24- 23.
Irina melakukan service dari JPE, dan Sasa yang diberikan bola melakukan serangan. Tetapi, serangan bisa diblok oleh Wilma Salsha yang membuat JPE menutup set kedua dengan skor 25- 23.
Set ketiga dibuka dengan kejar- kejaran poin antara JPE dan Phonska Plus. Mega wati tampil dan menunjukkan kualitasnya sebagai pemain internasional. Megawati setidaknya menyumbang 3 poin sebelum akhirnya Tekhnical Time Out pertama.
Setelah itu, Pertamina Enduro terus memimpin laga dengan jarak skor yang cukup jauh.
Memasuki akhir laga, Bytsenko melakukan kesalahan service yang membuat skor menjadi 21- 14 untuk Pertamina Enduro.
Tetapi, menjelang akhir laga, Pertamina kehilangan fokus, hingga membuat Phonska Plus dapat menambah 6 poin menjadi 24- 21.
Pelatih JPE, Bullet memutuskan mengambil time out. Karena satu angka penentu belum didapat.
Usai time out, JPE mendapatkan kesempatan untuk menyerang. Irina Voronkova pun melakukan attack dan masuk dan memastikan kemenangan JPE dengan skor 25- 21. (ram)
Editor : Juli Rambe