MEDAN, SUMUT POS- Pelatih Kepala Tim Nasional U-19 Indonesia, Nova Arianto, memastikan persiapan skuad Garuda Muda menuju turnamen internasional AFF U-19 Boys Championship 2026 di Medan terus dimatangkan.
Selain mempersiapkan kondisi fisik dan taktik tim, jajaran pelatih juga mulai memanggil sejumlah pemain potensial yang diproyeksikan menjadi bagian penting skuad Indonesia.
Nova mengatakan pemanggilan pemain akan dimulai pada tanggal 10 mendatang. Beberapa pemain yang saat ini tampil di kompetisi AFC U-17 juga masuk dalam radar tim pelatih, termasuk Matthew Baker yang dinilai memiliki potensi untuk memperkuat tim nasional.
Baca Juga: Medan Siap Jadi Tuan Rumah AFF U-19, Erick Thohir: Bersiaplah untuk Event Nasional Selanjutnya
“Pemanggilan pemain Diaspora dimulai tanggal 10. Pemain-pemain yang bermain di AFC U-17 juga akan kami panggil, termasuk Matthew Baker,” ujar Nova saat ditemui di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, persiapan Timnas U-19 sejauh ini berjalan cukup baik. Tim pelatih sebelumnya telah menggelar uji coba di Surabaya sekitar dua bulan lalu sebagai bagian dari pembentukan kerangka tim.
Setelah itu, agenda pemusatan latihan dan uji coba lanjutan kembali dilaksanakan guna meningkatkan chemistry serta kesiapan pemain menghadapi kompetisi.
“Kami sebelumnya sudah melakukan uji coba di Surabaya dua bulan lalu, dan nanti mulai tanggal 10 akan ada uji coba lagi sebagai bagian dari persiapan tim,” katanya.
Nova juga mengungkapkan bahwa skuad Timnas U-19 dijadwalkan tiba di Medan pada 28 Mei mendatang. Kehadiran tim di Kota Medan menjadi perhatian tersendiri karena Indonesia akan tampil sebagai tuan rumah sekaligus berstatus juara bertahan.
Meski demikian, mantan pemain Timnas Indonesia itu menegaskan dirinya tidak ingin memberikan tekanan berlebihan kepada para pemain muda. Baginya, turnamen ini bukan hanya soal mempertahankan gelar, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses pembentukan tim menuju agenda yang lebih besar di masa mendatang.
“Yang pasti kami sadar status sebagai juara bertahan, tetapi saya tidak ingin itu menjadi beban untuk pemain. Turnamen ini menjadi bagian dari persiapan kami untuk mencari kerangka tim terbaik menuju kualifikasi berikutnya,” tegas Nova.
Dalam kesempatan tersebut, Nova juga menyoroti kekuatan salah satu calon lawan Indonesia, yakni Vietnam. Menurut dia, Vietnam tetap menjadi tim yang patut diwaspadai karena memiliki karakter permainan yang kuat, baik dari sisi visi bermain maupun mental bertanding.
“Vietnam punya karakter pemain yang sangat baik, terutama dari sisi visi bermain dan mental mereka. Jadi kami harus benar-benar waspada dan mempersiapkan tim dengan maksimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, pola persiapan yang dilakukan kali ini hampir sama dengan persiapan Timnas U-17 saat menjalani turnamen di Solo sebelumnya. Nova berharap pendekatan tersebut kembali membawa hasil positif bagi skuad Garuda Muda.
Selain fokus pada persiapan teknis, Nova mengaku memiliki kenangan tersendiri dengan Kota Medan. Ia merasa senang bisa kembali ke kota tersebut, khususnya ke Stadion Utama Sumatera Utara atau yang akrab dikenal masyarakat sebagai Lapangan Susu, tempat di mana tim sebelumnya pernah meraih hasil positif.
“Saya sangat senang bisa kembali ke Medan, terutama ke Stadion Susu. Sebelumnya kami pernah mendapatkan hasil yang baik di sana, dan mudah-mudahan kali ini juga bisa kembali meraih hasil positif,” ucapnya.
Turnamen yang akan digelar di Medan tersebut diperkirakan menjadi momentum penting bagi Timnas U-19 Indonesia untuk mengukur kekuatan tim sekaligus menyeleksi pemain terbaik sebelum menghadapi agenda kualifikasi tingkat internasional berikutnya. (san/ram)
Editor : Juli Rambe