Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Antisipasi Calo dan Tiket Ganda, Semifinal ASEAN U-19 Gunakan Gelang Barcode

Juli Rambe • Selasa, 9 Juni 2026 | 13:23 WIB
Ketua Panitia Pelaksana ASEAN U-19 Boys Championship 2026, Andi Atmoko Panggabean.(Dok : Andi Atmoko Panggabean)
Ketua Panitia Pelaksana ASEAN U-19 Boys Championship 2026, Andi Atmoko Panggabean.(Dok : Andi Atmoko Panggabean)

 

MEDAN, SUMUT POS- Panitia pelaksana ASEAN U-19 Championship 2026 terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pertandingan semifinal yang diprediksi akan menyedot perhatian besar masyarakat.

Sejumlah langkah antisipasi dilakukan, mulai dari pengetatan keamanan, penerapan sistem tiket baru berbasis gelang barcode, hingga wacana penyediaan layar lebar bagi penonton yang tidak mendapatkan tiket masuk stadion.

Ketua Panitia Pelaksana ASEAN U-19 Championship 2026, Andi Atmoko Panggabean, mengatakan pihaknya melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pertandingan sebelumnya agar laga semifinal dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh penonton.

Baca Juga: Dishub Sumut akan Berikan Subsidi ke Sopir Angkot dan Operator

Menurutnya, aspek keamanan menjadi perhatian utama panitia. Pengamanan akan diperketat untuk mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran, seperti pemalsuan tiket, praktik percaloan, hingga adanya penonton yang mencoba masuk tanpa izin resmi.

"Keamanan tentu akan kita tingkatkan lebih maksimal. Tujuannya agar tidak ada lagi duplikasi tiket, tidak ada calo, dan tidak ada penonton yang menerobos masuk tanpa hak. Kita ingin turnamen ini berjalan dengan baik, lancar, dan sukses," kata Moko Panggabean saat memberikan keterangan kepada Sumut Pos, Selasa (9/6/2026).

Selain pengamanan, panitia juga melakukan perubahan pada sistem pembelian dan penggunaan tiket. Pada pertandingan semifinal nanti, akses masuk ke stadion akan menggunakan gelang khusus yang dilengkapi kode batang (barcode).

Sistem tersebut diterapkan untuk memberikan kepastian kepada penonton yang telah membeli tiket serta menghindari kejadian penonton yang sudah memiliki tiket tetapi tidak mendapatkan tempat duduk.

"Kita akan menggunakan sistem baru berupa gelang yang memiliki barcode. Ini untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan penonton. Jangan sampai ada masyarakat yang sudah membeli tiket, tetapi akhirnya tidak mendapatkan kursi karena terjadi penyalahgunaan tiket," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Moko tersebut menjelaskan, jumlah tiket yang akan dicetak pada laga semifinal diperkirakan mencapai sekitar 22 ribu lembar. Jumlah tersebut telah disesuaikan dengan ketentuan dan regulasi FIFA terkait kapasitas stadion.

Menurutnya, dalam setiap pertandingan internasional, stadion tidak diperbolehkan terisi penuh karena harus tersedia ruang kosong untuk kepentingan keamanan dan operasional pertandingan.

"Kita mencetak sekitar 22 ribu tiket. Memang kapasitas stadion lebih besar, tetapi sesuai standar FIFA, sekitar 10 sampai 20 persen kapasitas tidak boleh terisi penuh. Itu menjadi bagian dari regulasi keamanan dan kebutuhan operasional pertandingan," jelasnya.

Melihat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi terhadap turnamen ini, panitia juga mempertimbangkan penyediaan layar lebar atau big screen di kawasan sekitar stadion. Fasilitas tersebut nantinya diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak berhasil mendapatkan tiket pertandingan.

Namun, Andi mengatakan rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan dan koordinasi dengan pihak keamanan sebelum diputuskan secara final.

"Kita memang ada rencana memasang layar lebar bagi masyarakat yang tidak mendapatkan tiket. Saat ini masih kita koordinasikan dengan pihak keamanan dan pihak terkait lainnya. Nanti akan kita finalisasi," katanya.

Lebih lanjut, Andi mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk memberikan dukungan penuh kepada Tim Nasional Indonesia U-19 pada babak semifinal. Ia berharap dukungan suporter dapat menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk melangkah ke partai puncak dan meraih gelar juara.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk berbondong-bondong memberikan dukungan kepada timnas. Mudah-mudahan Indonesia bisa lolos ke final dan menjadi juara Piala AFF. Ini tentu akan menjadi sejarah yang membanggakan bagi Sumatera Utara sebagai tuan rumah," pungkasnya.

Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, panitia optimistis pertandingan semifinal ASEAN U-19 Championship 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan menjadi ajang yang meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta maupun para suporter yang hadir.(san/ram)

Editor : Juli Rambe
#aff u-19 #asean boys champhionship 2026 #semifinal aff u-19