Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Nova Arianto Soroti Fisik dan Jam Terbang Pemain Garuda Muda

Juli Rambe • Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:37 WIB
Nova Arianto. (Dok: Ihsan Syahreza/ Sumut Pos)
Nova Arianto. (Dok: Ihsan Syahreza/ Sumut Pos)

 

DELISERDANG, SUMUT POS- Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, mengungkapkan rasa syukur setelah skuad Garuda Muda berhasil menutup perjalanan mereka di ASEAN U-19 Championship atau Piala AFF U-19 2026 dengan meraih peringkat ketiga.

Meski puas dengan pencapaian tersebut, Nova menegaskan bahwa tujuan utama keikutsertaan tim dalam turnamen ini adalah untuk melihat sejauh mana kualitas para pemain sebagai bagian dari persiapan menuju ajang yang lebih penting, yakni babak kualifikasi mendatang.

Dalam konferensi pers usai pertandingan perebutan tempat ketiga, Nova mengatakan secara umum penampilan para pemain menunjukkan perkembangan yang positif sejak laga pertama hingga semifinal. Namun, ia mengakui terdapat sedikit penurunan performa pada pertandingan terakhir.

Baca Juga: Zulkarnaen S.K.M Sesalkan Ketidakhadiran Kadis Lingkungan Hidup Kota Medan saat Sosper Pengelolaan Sampah

"Pertama-tama saya bersyukur dengan hasil yang kami dapatkan. Secara keseluruhan dari pertandingan pertama sampai semifinal saya melihat performa pemain cukup baik. Memang di pertandingan perebutan peringkat ketiga ada sedikit penurunan, tetapi secara umum saya cukup puas dengan apa yang ditunjukkan para pemain," kata Nova Arianto.

Mantan pemain Timnas Indonesia itu menilai masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi apabila Garuda Muda ingin tampil kompetitif pada kualifikasi mendatang. Salah satu catatan terbesar adalah kondisi fisik pemain yang dinilai belum sepenuhnya siap dan masih belum konsisten.

"Catatan terbesar kami adalah kondisi fisik pemain. Fisik dasar mereka masih belum konsisten dan itu menjadi perhatian serius karena kami harus mempersiapkan tim untuk kualifikasi nanti," ujarnya.

Selain masalah fisik, Nova juga menyoroti aspek pengambilan keputusan para pemain di lapangan. Menurutnya, para pemain masih membutuhkan waktu yang cukup lama dalam menentukan pilihan ketika menghadapi berbagai situasi pertandingan.

"Selain fisik, pengambilan keputusan pemain juga masih harus diperbaiki. Mereka masih membutuhkan waktu yang cukup lama dalam mengambil keputusan di lapangan. Ini menjadi bagian penting yang harus kami benahi," ungkapnya.

Di balik sejumlah kekurangan tersebut, Nova memberikan apresiasi tinggi terhadap mental bertanding para pemain. Ia menilai semangat dan keberanian yang diperlihatkan skuad Garuda Muda, terutama ketika menghadapi Australia di semifinal, menjadi modal berharga untuk perkembangan tim ke depan.

"Yang paling saya senang adalah mental pemain. Saya melihat mental mereka sangat luar biasa. Saat melawan Australia, mereka menunjukkan karakter yang kuat dan saya berharap mental seperti ini bisa terus berkembang," kata pelatih berusia 46 tahun tersebut.

Untuk menghadapi babak kualifikasi yang akan berlangsung di Laos, Nova memastikan pihaknya bersama PSSI akan melakukan evaluasi secara menyeluruh. Berbagai program persiapan akan disusun, termasuk pemusatan latihan dan upaya mencari lawan uji coba internasional dengan kualitas yang lebih tinggi.

"Kami akan melakukan evaluasi bersama PSSI dan seluruh jajaran tim. Pemain-pemain ini sangat membutuhkan jam terbang internasional karena level pertandingan di luar tentu berbeda dengan yang mereka hadapi di Indonesia," ujar Nova.

Menurutnya, pengalaman menghadapi lawan-lawan kuat dari luar negeri sangat penting guna meningkatkan kualitas permainan dan mempercepat perkembangan para pemain muda Indonesia.

"Kami berharap bisa mendapatkan beberapa uji coba internasional melawan tim-tim yang berkualitas sebelum kualifikasi berlangsung. Itu sangat penting untuk menambah pengalaman dan meningkatkan kemampuan mereka," tambahnya.

Fokus utama lainnya adalah peningkatan kondisi fisik pemain melalui program latihan yang lebih intensif dan pemusatan latihan yang terencana.

"Kondisi fisik menjadi catatan besar bagi kami. Karena itu, kami akan fokus menutup kekurangan tersebut melalui program latihan dan training camp yang lebih maksimal," tegasnya. (san/ram)

Editor : Juli Rambe
#aff u-19 #niva arianto #timnas u-19 #pssi #Garuda Muda