MEDAN, SUMUTPOS - Aroma sarat gengsi bakal tersaji saat PSMS Medan menjamu tim papan atas Liga 1, Persija Jakarta, pada lanjutan iLeague Cup 2026/2027. Duel klasik dua raksasa era perserikatan ini akan dihelat di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Selasa (3/11) malam WIB pukul 19.00 WIB.
Bertindak sebagai tuan rumah, Ayam Kinantan menegaskan tidak ingin sekadar menjadi pelengkap dalam turnamen ini. Meski sang tamu datang dengan status pemuncak klasemen sementara Super League, skuad besutan Eko Purdjianto memastikan tampil tanpa rasa gentar di hadapan pendukung sendiri.
"Kita tahu Persija tim besar, banyak pemain bagus, dan sementara ini berada di peringkat satu Super League. Tapi kami sudah siap melawan Persija," tegas Eko dalam sesi konferensi pers di Medan, Senin (2/11).
Baca Juga: Wali Kota Tebingtinggi Sentil Disiplin ASN: Jangan Sekadar Absen, Kinerja Harus Terukur
Di tengah ambisi mendulang hasil maksimal, PSMS dihadapkan pada ujian berat berupa jadwal yang sangat padat. Skuad kebanggaan masyarakat Medan ini harus melakoni tiga pertandingan dalam rentang waktu 12 hari. Rangkaian jadwal tersebut dimulai dari lawatan ke markas PSGC Ciamis pada Sabtu (31/10), menjamu Persija, hingga bersiap menghadapi Persiraja Banda Aceh, Sabtu (7/11) mendatang.
Guna mengantisipasi kelelahan dan meminimalisasi risiko cedera pasca-kepulangan dari Ciamis, Eko memastikan bakal menerapkan rotasi pemain secara menyeluruh. Terlebih, Ayam Kinantan mendapat angin segar dengan kepastian penyerang asing andalan, Javier Siverio, yang sudah dapat dimainkan untuk memimpin lini serang.
"Jadwal sangat padat, dalam 12 hari ada tiga pertandingan. Jadi, kita tidak hanya membutuhkan 11 pemain, tetapi 31 pemain. Makanya perlu rotasi. Kehadiran Javier Siverio memberikan tambahan kekuatan bagi lini depan kami," ujar juru taktik eks Persis Solo itu.
Baca Juga: Rumah Kayu di Sidikalang Ludes Dilalap Api, Tak Ada Barang Berhasil Diselamatkan
Dari kubu pemain, gelandang PSMS Rangga Muslim memastikan seluruh penggawa memiliki motivasi berlipat ganda. Pertandingan pembuka ini dinilai sebagai panggung penting untuk menunjukkan kapasitas tim, meskipun kompetisi liga domestik tetap menjadi prioritas utama. "Pemain siap menjalankan instruksi pelatih. Perjalanan kemarin cukup jauh, tetapi kami akan memaksimalkan pertandingan di kandang," ucap Rangga.
Di sisi lain, Persija Jakarta juga datang dengan agenda padat. Pelatih Macan Kemayoran, Shin Tae-yong, mengindikasikan bakal memanfaatkan ajang iLeague Cup—yang menggunakan format satu putaran dengan batas maksimal tiga pemain asing—untuk melakukan rotasi dan memberi menit bermain bagi pilar yang jarang turun di liga utama.
Duel Klasik Penuh Sejarah
Pertemuan malam nanti bukan sekadar perebutan tiket menuju babak 12 besar, melainkan pertarungan sarat sejarah dan gengsi panjang sepak bola Indonesia. Berdasarkan catatan historis, rivalitas kedua kesebelasan telah berakar sejak era Perserikatan. Kali pertama PSMS dan Persija bersua pada 14 Desember 1952 di Stadion Ikada, Jakarta, di mana Macan Kemayoran kala itu menghempaskan Ayam Kinantan dengan skor 4-0.
Baca Juga: Warga Kotapinang Kini Bisa Konsultasi Hukum Gratis, Kelurahan Gandeng LBH Insan Cita
Secara keseluruhan, kedua tim telah 50 kali berhadapan di berbagai ajang resmi. Pada era Perserikatan (1952–1994) dari 31 pertemuan, Persija membukukan 11 kemenangan berbanding enam milik PSMS, sementara 14 laga lainnya berakhir imbang.
Ketika kompetisi berlanjut ke era profesional Liga Indonesia—di mana kedua tim kerap terpisah wilayah—sebanyak 19 laga tambahan tercipta. Dominasi Persija masih terasa dengan 11 kemenangan, sementara PSMS meraup lima kemenangan dan tiga laga lainnya imbang.
Secara akumulatif, dari setengah abad lebih sejarah pertemuan kedua kubu, Persija masih unggul lewat 22 kemenangan, berbanding 11 kemenangan milik PSMS dan 17 hasil imbang. Malam ini, lembaran baru sejarah itu kembali dibuka di Stadion Utama Sumut.
Baca Juga: AMPI Binjai Aktif Bergerak, Dedy Rangkuti Yakin Daerah Makin Maju dan Kondusif
Perkiraan Pemain
PSMS (4-3-3): Rudi Rajak (PG); Angelo Meneses, Azis Hutagalung, Bintang Arrahim, Rayhan Utina; Rangga Muslim, Pramoedya Putra, Phillerson; Ikhsan Chan, Irfan Jauhari, Javier Siverio.
Pelatih: Eko Purdjianto
PERSIJA (4-3-3): Nadeo (PG); Rio Fahmi, Rizky Ridho, Jordi Amat, Dony Tri; Kyohei Yoshino, Figo Dennis, Rayhan Hannan; Witan, Arlyansyah, Kerim Memija.
Pelatih: Shin Tae-yong. (dek/adz)