Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ioniq 5 Recall karena Rem Blong

Juli Rambe • Kamis, 20 Maret 2025 | 11:00 WIB
Hyundai Ioniq 5. (Dok: Hyundai)
Hyundai Ioniq 5. (Dok: Hyundai)

 

SUMUTPOS.CO- Hyundai telah mengumumkan penarikan kembali untuk diperbaiki, alias recall untuk model Ioniq 5 N akibat masalah fitur Left-Foot Braking (LFB).

Ya, fitur ini memungkinkan pengemudi menggunakan pedal gas dan rem secara bersamaan untuk meningkatkan performa saat berkendara di lintasan balap.

Namun, ditemukan bahwa perangkat lunak yang mengelola fungsi LFB dapat mengalami malfungsi, yang berpotensi mengurangi kinerja sistem pengereman dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Dilansir dari Carscoops, penarikan ini mencakup 1.508 unit Ioniq 5 N yang diproduksi antara 18 Desember 2023 hingga 10 Desember 2024.

Hyundai telah melaporkan satu insiden terkait masalah ini per 6 Februari, tetapi tidak ada laporan mengenai cedera atau kebakaran yang disebabkan oleh masalah tersebut.

Untuk mengatasi masalah ini, Hyundai akan memberikan pembaruan perangkat lunak pada Integrated Electronic Brake (IEB) dan Vehicle Control Unit (VCU).

Pemilik kendaraan akan diberitahu melalui surat mulai 7 April 2025, dan disarankan untuk tidak menggunakan fitur LFB hingga pembaruan selesai dilakukan.

Selain itu, Hyundai juga akan menyediakan pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA) bagi kendaraan yang memenuhi syarat.

Penarikan kembali ini menyoroti kompleksitas teknologi pada kendaraan modern, dan pentingnya pemeliharaan serta pembaruan perangkat lunak secara berkala untuk memastikan keselamatan dan kinerja optimal.

Hyundai berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan tinggi dan bekerja sama dengan pemilik kendaraan untuk menyelesaikan masalah ini secepat mungkin.

Bagi pemilik Ioniq 5 N di Indonesia, disarankan untuk menghubungi diler resmi Hyundai atau layanan pelanggan untuk informasi lebih lanjut mengenai status kendaraannya, dan langkah-langkah yang perlu diambil.

Penarikan untuk Kedua Kali

Sebelumnya, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) melakukan penarikan kembali atau recall untuk unit Hyundai Ioniq 5 dan 6 yang beredar di Indonesia. Hal ini karena adanya pembaruan software pada komponen Integrated Charge Control Unit (ICCU) pada kedua model mobil listrik tersebut.

Menurut perusahaan, pembaruan software pada komponen ICCU merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pengisian baterainya.

"Kami mengajak para pemilik Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6 di Indonesia untuk dapat melakukan pembaruan software pada komponen ICCU untuk pengalaman pengisian baterai yang seamless dan lebih optimal," kata Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia dalam keterangan resmi, Senin (6/5/2024). (bbs/ram)

Editor : Juli Rambe
#fitur