MEDAN, SUMUTPOS.JAWAPOS.COM - Unversitas Negeri Medan (Unimed) menggelar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Mandiri di Kampus Unimed Jalan Willem Iskandar Medan, pada 22-23 Juli 2025. Adapun pesertanya mencapai 8.219 orang, sementara kuota yang tersedia hanya 3.393 kursi dari 58 program studi (prodi) yang ada.
"Kuota yang kami (Unimed) siapkan melalui jalur seleksi mandiri ini sebanyak 3.393 orang. Tapi yang mendaftar mencapai 8.219 orang," ungkap Rektor Unimed Prof Baharuddin, Selasa (22/7) pagi, usai meninjau pelaksanaan UTBK Seleksi Mandiri.
"Pelaksanaan ujian hari pertama ini, berlangsung lancar. Dan mudah-mudahan sampai selesai juga begitu," imbuhnya.
Menurutnya, UTBK Seleksi Mandiri di Unimed dilaksanakan secara mandiri oleh Panitia Lokal Seleksi Mandiri Unimed. Semua tahapan-tahapan seleksi dilaksanakan sesuai pedoman dari Ditjend Diktiristek.
Satu pedomannya, yakni proses Seleksi Mandiri di PTN harus dilaksanakan setelah pengumuman SNBT dan Pengumuman Seleksi Mandiri di PTN harus diumumkan selambatnya pada 31 Juli 2025.
Pelaksanaan UTBK Seleksi Mandiri Unimed 2025 diikuti oleh siswa SMA Sederajat tamatan 2023, 2024, dan 2025, serta lulusan Paket C, dengan maksimal umur 25 Tahun.
"Tes UTBK Mandiri dilaksanakan 22–23 Juli, pengumuman kelulusan 29 Juli 2025. Ketentuan kelulusan Seleksi Mandiri ini, ada dua poin. Yakni berdasarkan hasil tes UTBK dan hasil penilaian portofolio bagi peserta yang memilih Prodi Seni dan Olahraga," tutur Baharuddin.
Khusus untuk Fakultas Kedokteran yang baru tahun ini dibuka, lanjut Baharuddin, ada lebih kurang 300-an pendaftar. Mereka akan memperebutkan 50 kursi yang tersedia.
"Yang mendaftar di Kedokteran di jalur ini, kurang lebih 300 orang. Padahal baru sekitar seminggu lalu diumumkan penerimaan calon mahasiswa di fakultas ini. Ini respons yang cukup positif. Kami sangat senang," jelasnya.
Seperti diketahui, Unimed resmi memiliki Fakultas Kedokteran setelah keluar Surat Keputusan Mendiktisaintek Nomor: 493/B/O/2025 tertanggal 30 Juni 2025, tentang Izin Pembukaan Prodi Kedokteran, Program Sarjana, Prodi Pendidikan Dokter, dan Program Profesi.
Terkait soal kesiapan sarana ujian, Baharuddin menuturkan, tahun ini Unimed menyediakan 30 laboratorium komputer untuk pelaksanaan UTBK, dan didukung 189 petugas yang terdiri dari 34 penanggung jawab lokasi, 97 pengawas (dosen dan tenaga kependidikan), serta 58 teknisi IT.
Baca Juga: Imigrasi Medan dan FUSI UINSU Gelar Eazy Passport On Campus
Sementara untuk prodi dengan peminat tertinggi di jalur ini, masih dipegang Pendidikan Guru SD (PGSD). Selanjutnya Manajemen, Gizi, Ilmu Komputer, dan Akuntansi. (saz)
Editor : Redaksi