Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

USM Indonesia Kerja Sama dengan Onodera User Run Co Ltd, Alumni akan Lebih Banyak Bekerja di Jepang

Johan Panjaitan • Rabu, 15 Oktober 2025 | 22:00 WIB


JEPANG: Penandatanganan kerja sama USM Indonesia dengan Onodera User Run Co Ltd, Rabu (15/10). (Deddi Mulia Purba/Sumut Pos)
JEPANG: Penandatanganan kerja sama USM Indonesia dengan Onodera User Run Co Ltd, Rabu (15/10). (Deddi Mulia Purba/Sumut Pos)

Sumutpos.jawapos.com-Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia menggelar Wisuda Periode II Tahun Akademik 2025/2026 di Griya Benn Convention Hall Medan pada 15-16 Oktober. Wisuda dua hari berlangsung dalam empat sesi ini diikuti oleh lebih dari 1.391 lulusan diploma III, sarjana, profesi dan magister.

Peserta wisuda hari pertama sesi pagi diikuti 357 lulusan fakultas farmasi dan ilmu kesehatan, fakultas sains teknologi dan sistem informasi serta fakultas komunikasi dan perpustakaan. Sesi siang diikuti 362 lulusan fakultas farmasi dan ilmu kesehatan.

Peserta wisuda hari kedua sesi pagi diikuti 322 lulusan fakultas ekonomi dan bisnis, fakultas hukum serta fakultas farmasi dan ilmu kesehatan. Sesi siang diikuti 340 lulusan fakultas farmasi dan ilmu kesehatan serta fakultas ilmu pendidikan.

Lulusan berprestasi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi dalam wisuda ini yaitu Aldi Munawar Kaloko (S2 kesehatan masyarakat) dan Enjelina Oktaviani Zandrato (profesi ners).

Rektor USM Indonesia Prof Dr Ivan Elisabeth Purba MKes bersyukur atas terlaksananya prosesi wisuda yang menandai pengakuan atas pencapaian ilmu pengetahuan dan kompetensi para lulusan. Hingga saat ini, total alumni USM Indonesia telah mencapai 15.666 orang yang tersebar di seluruh Indonesia dan sejumlah negara.

“Dengan menyandang gelar akademik, para lulusan kini memikul tanggung jawab yang lebih besar untuk berkontribusi bagi masyarakat, bangsa serta peradaban dunia dan kemanusiaan,” ujar rektor.

Prof Dr Ivan Elisabeth Purba MKes juga menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis, adaptif terhadap digitalisasi dan semangat life-long learning. Lulusan USM Indonesia harus mampu menunjukkan karakter unggul yang berlandaskan nilai-nilai Spiritualisme, Intelektualisme, Profesionalisme, Nasionalisme dan Globalisme (Strong) sebagai ciri khas universitas.

Ia menguraikan USM Indonesia telah terakreditasi 'baik sekali' dengan 24 program studi jenjang diploma, sarjana, profesi dan magister. Tiga program studi bahkan telah meraih akreditasi unggul yakni S2 kesehatan masyarakat, S1 kesehatan masyarakat, dan S1 ilmu komunikasi.

USM Indonesia juga dipercaya oleh Perpustakaan Nasional dan Kementerian Diktisaintek untuk melaksanakan KKN Tematik Literasi di 20 perpustakaan Kabupaten Deliserdang. Tahun ini, universitas juga menerima 25 mahasiswa asing asal Timor Leste serta terus mengembangkan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi tenaga pendidik.

Dari sisi penelitian dan pengabdian masyarakat, lanjut rektor, USM Indonesia memperoleh 37 hibah dari Kementerian Diktisaintek dan sejumlah prestasi kemahasiswaan di bidang seni, olahraga, debat hingga kewirausahaan.

Untuk memperkuat kerja sama akademik dan profesional, universitas ini telah menjalin kolaborasi dengan berbagai institusi dalam dan luar negeri. Diantaranya BRIN, Kemenkumham, BMKG, RSUP H Adam Malik, Universitas Padjadjaran, Lincoln University College Malaysia hingga Handong Global University Korea.

Terbaru adalah kerja sama USM Indonesia dengan Onodera User Run Co Ltd Jepang, perusahaan rekrutmen tenaga kerja asal Tokyo. Kerja sama ditandatangani saat acara wisuda, Rabu (15/10).

Kerja sama ini bertujuan membuka peluang bagi lulusan USM Indonesia untuk bekerja di Jepang melalui Onodera User Run (OUR) Indonesia Jakarta Center, sebuah pusat pelatihan keterampilan khusus yang memberikan pelatihan gratis bagi tenaga muda berusia 18–25 tahun dalam skema Specified Skilled Worker (SSW).

“Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan USM Indonesia. Mahasiswanya aktif, ramah, dan penuh semangat. Jepang sangat menghargai orang yang jujur, disiplin, dan tepat waktu,” ujar Director Onodera User Run Jepang Hamada.

Perusahaan asal Jepang itu diketahui ini membuka ruang kelas pelatihan di USM Indonesia dengan lebih dari 300 peserta aktif.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD mengapresiasi capaian USM Indonesia yang terus melahirkan lulusan berkualitas dan membuka jejaring internasional.

“Keberhasilan ini patut disyukuri karena tidak semua seangkatan Anda tahun 2021 bisa melanjutkan kuliah. Saat ini baru sekitar 32 persen lulusan SMA di Indonesia yang melanjutkan ke perguruan tinggi, sementara di Malaysia sudah 50 persen lebih,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar para lulusan tidak hanya mengandalkan IPK, melainkan mengembangkan kemampuan sosial dan budaya melayani yang sangat dibutuhkan di dunia kerja. “Budaya melayani adalah budaya yang baik dan harus terus ditingkatkan. Konsistensi dan disiplin adalah kunci utama keberhasilan seseorang,” katanya.

Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD berpesan keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari seberapa tinggi nilai akademik mahasiswa, tetapi juga dari sejauh mana hasil riset dan inovasi kampus berdampak memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan negara.

"Perguruan tinggi saat ini dituntut untuk menghasilkan riset-riset mini yang aplikatif-riset sederhana tetapi berdampak. Seperti membantu petani meningkatkan hasil panen, menurunkan angka stunting atau menangani masalah hipertensi. Inilah bentuk nyata kontribusi kampus bagi bangsa,” katanya.

Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr Parlindungan Purba MM mengapresiasi kerja sama USM Indonesia dengan Onodera User Run Jepang untuk membekali kemampuan Bahasa Jepang dan keterampilan.

Ia optimis lulusan USM Indonesia dapat go International dengan semakin banyak yang bekerja di luar negeri. Diakuinya saat ini banyak lulusan USM Indonesia yang bekerja di sejumlah negara sahabat. (dmp)

Editor : Johan Panjaitan
#magister #diploma #sarjana #profesi #USM Indonesia #wisuda #lulusan