Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Isra Mikraj Perjalanan Spiritual Menuju Pribadi Lebih Taqwa di Bulan Ramadan 1447 Hijriah

Johan Panjaitan • Rabu, 11 Februari 2026 | 08:22 WIB
SANTUNAN: Prof. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D. (2 kanan) bersama anak-anak penerima santunan. (Deddi Mulia Purba/Sumut Pos)
SANTUNAN: Prof. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D. (2 kanan) bersama anak-anak penerima santunan. (Deddi Mulia Purba/Sumut Pos)

Sumutpos.jawapos.com-Keluarga besar Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I melaksanakan peringatan Isra Mikraj dan menyambut Ramadan 1447 Hijriah, Selasa (10/2). Tema acara yakni Isra' Mi'raj Perjalanan Spiritual Menuju Pribadi Lebih Taqwa di Bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan di aula kantor LLDikti Wilayah I Jalan Sempurna Tanjungsari Medan diisi dengan penyampaian tausyiah oleh Dr. Rahmat Hidayat, M.A. yang juga wakil rektor Universitas Dharmawangsa Medan. Dilaksanakan juga pemberian santunan kepada puluhan anak yatim yang berdomisili di sekitar kantor LLDikti Wilayah I.

Kegiatan ini dihadiri Prof. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D. (kepala LLDikti Wilayah I), Supriyanto, S.P., MSi. (sekretaris Aptisi Sumut), Prof. Dr. H. Ahmad Laut Hasibuan, M.Pd dan Prof. Dr. Risnawaty, M.Hum. (UMN Al-Washliyah), Dr. Hasrul Azwar Hasibuan, M.M. (Unpab), Roni Saputra Kurniawan (ketua panitia yang juga ketua BKM Al-Falah), perwakilan BSI dan undangan lainnya.

Prof. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D mengatakan bahwa dalam peringatan Isra' Mi'raj dan menyambut Ramadan agar saling memaafkan dan menyucikan diri. "Sesuai tema acara, memotivasi untuk lebih mendalami kegiatan-kegiatan keagamaan," katanya.

Seiring dengan penambahan tugas karena jumlah program studi, dosen dan penerimaan sertifikasi yang terus bertambah, kepala LLDikti mengingatkan tetap menjadi pribadi lebih taqwa.

Dalam tausyiahnya, Dr. Rahmat Hidayat, M.A. mengajak untuk menjadi pribadi yang lebih baik dengan mengumpulkan pundi-pundi amal. Nikmat tertinggi adalah hidayah yang terpanggil hati dan pikiran kita untuk senantiasa melakukan kebaikan dijalan Allah. Penceramah juga mengisahkan peristiwa dan hikmah Isra' Mi'raj.

Dr. Rahmat Hidayat, M.A. juga mengajak untuk berdakwah yang bisa dilakukan melalui posisi dan profesi masing-masing. "Siapa saja bisa mencegah orang lain berbuat sesuatu yang buruk. Dengan Isra' Mi'raj kita masuki Ramadan dengan ketaqwaan. Kita yakini bahwa Ramadan itu cara kita untuk mengevaluasi diri apakah amal, niat dan aktivitas kita sudah baik atau belum. Setelah keluar Ramadan kita mendapatkan tiga gelar yakni menjadi orang yang bertaqwa, bersyukur dan cerdas," katanya. (dmp/han)

Editor : Johan Panjaitan
#isra mikraj #ramadan #civitas akademika #LLDIKTI