DAIRI, Sumutpos.jawapos.com – Komitmen terhadap pengembangan sumber daya manusia lokal kembali ditegaskan oleh PT Dairi Prima Mineral. Perusahaan tersebut memberangkatkan enam pelajar asal Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, untuk melanjutkan pendidikan tinggi di China melalui program beasiswa perusahaan.
Keenam siswa tersebut merupakan angkatan keempat penerima beasiswa PT DPM sejak program ini diluncurkan pada 2019. Mereka dijadwalkan berangkat ke kota Guangzhou pada 9 Maret 2026 setelah mengikuti pembekalan yang digelar di Kantor PT DPM Sidikalang, Rabu (4/3/2026).
Chief Legal and External Relations Officer PT DPM, Radianto Arifin, menjelaskan bahwa pembekalan tersebut bertujuan mempersiapkan para penerima beasiswa sebelum menempuh pendidikan di luar negeri.
“Dalam pembekalan ini para siswa mendapatkan informasi mengenai prosedur keberangkatan, kehidupan di luar negeri, ekspektasi akademik, hingga adaptasi lintas budaya,” ujarnya.
Program beasiswa ini merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) perusahaan yang didukung skema Chinese Government Scholarship. Para siswa akan menempuh pendidikan Diploma selama tiga tahun di bidang Manufaktur dan Otomasi Mesin di Guangdong Polytechnic of Industry and Commerce (GDPIC), China.
Radianto menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat di sekitar wilayah operasional tambang.
“Akses terhadap pendidikan internasional diharapkan dapat memperluas wawasan para siswa sekaligus memperkuat kompetensi teknis mereka,” katanya.
Adapun enam siswa penerima beasiswa tersebut adalah Anggun Meriah Ateku Cibro dari Desa Tungtung Batu; Dealova Ro Rejeki Sinaga dan Tria Basana Manurung dari Desa Longkotan; Grace Deocaeli Maringga dari Desa Lae Ambat; Daniel Fransiskus Simarmata dari Desa Silalahi I/Sidikalang; serta Hokkop Marlintong Siagian dari Desa Sopokomil.
Radianto menambahkan, program beasiswa PT DPM dimulai sejak 2019 dengan tujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia lokal, khususnya masyarakat di wilayah lingkar tambang.
Proses seleksi dilakukan secara ketat, dimulai dari penyaringan nilai akademik, dilanjutkan dengan wawancara, tes psikologi, tes kemampuan bahasa Inggris, serta tes dasar bahasa Mandarin.
Sebelumnya, sosialisasi program beasiswa telah dilakukan di 15 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Silima Pungga-Pungga pada 31 Juli 2025, sekaligus pengumuman pembukaan pendaftaran. Seleksi lanjutan digelar pada akhir September 2025 hingga akhirnya terpilih enam siswa terbaik.
Sejak program ini berjalan, total 18 pelajar asal Dairi telah memperoleh kesempatan menempuh pendidikan melalui beasiswa PT DPM.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Dairi. Harapannya, beasiswa ini dapat memberikan manfaat besar bagi generasi muda daerah,” pungkas Radianto. (rud/han)
Editor : Johan Panjaitan