Sumutpos.jawapos.com-Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah menggelar kegiatan wisuda 392 lulusan magister, profesi dan sarjana angkatan ke-57 di Gedung Selecta Medan, Sabtu (25/4). Hingga saat ini UMN Al-Washliyah telah memiliki 31.506 alumni.
Satu dari peserta wisuda merupakan warga negara Thailand yakni Atammisi Waedoyee yang secara haru mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan dapat kuliah di UMN Al-Washliyah sehingga dapat juga mengenal antara lain budaya dan bahasa di Indonesia. Dalam kesempatan ini Atammisi Waedoyee, sempat berpantun dan bernyanyi saat berpidato yang mendapat applaus dari para peserta wisuda dan pengukuhan guru besar UMN Al-Washliyah.
Lulusan UMN Al-Washliyah ini berasal dari Pattani Thailand dan merupakan putra dari Isma Ra Waedoyee dan Nikmariyoh dengan skripsi tentang analisis yuridis perkawinan usia muda di Provinsi Songkhla Selatan Thailand. Dengan ilmu pengetahuan yang diraih di UMN Al-Washliyah, Atammisi Waedoyee mengungkapkan kesiapan dirinya untuk memberikan kontribusi terbaik pada masyarakat baik di Indonesia dan Thailand.
"Terima kasih Pak Rektor beserta sivitas akademika UMN Al-Washliyah," katanya.
Baca Juga: Raffi Ahmad Jadi Duta, Netizen: Benahi Layanan Dulu
Kegiatan wisuda ini dirangkai dengan pengukuhan tiga guru besar. Rektor UMN Al-Washliyah Prof. Dr. Firmansyah, M.Si dikukuhkan sebagai guru besar bidang pendidikan Matematika. Wakil Rektor III UMN Al-Washliyah Prof. Dr. Samsul Bahri, M.Si dikukuhkan sebagai guru besar bidang manajemen pendidikan. Direktur Pascasarjana UMN Al-Washliyah Prof. Sutikno, MPd, Ph.D, CIQaR dikukuhkan sebagai guru besar bidang analisis wacana.
Acara wisuda dan pengukuhan guru besar ini dibuka dan ditutup Ketua Senat UMN Al-Washliyah Assoc. Dr. H. Ridwanto, M.Si. Pengukuhan guru besar dilakukan Wakil Rektor I UMN Al-Washliyah Prof. Dr. Anwar Sadat, M.Si.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum PB Al Jam’iyatul Washliyah Dr. H. Masyhuril Khamis, M.M, Kepala LLDikti Wilayah I Prof. Saiful Anwar Matondang, M.A, Ph.D dan Wakil Ketua Aptisi Sumut Dr. Yanhar Jamaluddin, M.AP. Ketiga tokoh pendidikan ini mengapresiasi terlaksananya kegiatan wisuda dan pengukuhan guru besar UMN Al-Washliyah. Pimpinan Al-Washliyah, LLDikti Wilayah I dan Aptisi Sumut pun siap memberikan dukungan terhadap kemajuan UMN Al-Washliyah.
Dari PB Al-Washliyah juga hadir Dr. Ir. H. Amran Arifin, MM, M.BA (Sekjen) Drs. Rizal Naibaho (bendahara umum), H. Ridwan Tanjung, SH, M.Si (ketua MP) dan Muhammad Razvi, S.Sos, M.Pd (sekretaris MP).
Hadir juga sejumlah tokoh yang pernah memimpin UMN Al-Washliyah. Diantaranya Dr. KRT. Hardi Mulyono K. Surbakti, M.AP (ketua BPH UMN Al-Washliyah/rektor periode 2019-2023), Dr. H. Milhan, MA (sekretaris BPH UMN Al Washliyah/wakil rektor III periode 2016-2020), Dr. H. Kondar Siregar, M.A (anggota BPH/rektor periode 2011-2019), Prof. Dr. Rahman Dahlan, M.A (rektor UMN Al-Washliyah periode 2001-2003), Prof. Sri Sulistyawati, M.Si (rektor periode 2003-2007). Dalam kesempatan ini turut hadir pimpinan perguruan tinggi Al-Washliyah dari Univa Medan, Univa Labuhanbatu, Universitas Al-Washliyah Darussalam Banda Aceh dan STIT Al-Washliyah Binjai, STIE Al-Washliyah Sibolga.
Rektor UMN Al-Washliyah Prof. Dr. H. Firmansyah, M.Si meminta alumni untuk menjaga kehormatan dan membawa identitas intelektual yang jernih, kejujuran yang kokoh dan profesionalisme yang berintegritas. "Jadilah agen perubahan. Bukan sekadar bagian dari arus, tetapi menjadi arah menuju
kebaikan dan kemaslahatan. Hadirlah sebagai solusi, bukan sebagai bagian dari persoalan," tegasnya.
Dalam kesempatan ini, rektor juga mengungkapkan capaian strategis UMN Al-Washliyah. Antara lain meraih enam Anugerah LLDikti Wilayah I dalam Rakerwil LLDikti tahun 2026. Yaitu gold winner kategori perguruan tinggi dengan pelaporan kerja sama terbaik bentuk universitas, silver winner kategori perguruan tinggi universitas paling aktif pada kegiatan seminar promoting scientific culture.
Kemudian pemenang hibah revitalisasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dua tahun berturut-turut dan penghargaan perguruan tinggi dengan pembukaan program studi jenjang strata-3 yang direkomendasikan terbanyak. UMN Al-Washliyah juga meraih penghargaan perguruan tinggi terakreditasi unggul serta penghargaan perguruan tinggi dengan laman dan media sosial terbaik.
Prof. Dr. H. Firmansyah, M.Si juga menjelaskan bahwa UMN Al-Washliyah memiliki 26 program studi dimana enam program studi berakreditasi unggul, 14 program studi berakreditasi baik sekali, lima program studi berakreditasi baik dan satu program studi berakreditasi B.
Dalam rangka pengembangan institusi, UMN Al-Washliyah telah membuka tiga program studi baru. Yaitu program doktor pendidikan, program doktor hukum dan program magister nanajemen. "Hal ini menandakan bahwa UMN Al-Washliyah semakin dipercaya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan hingga jenjang tertinggi," katanya.
Dari sisi sumber daya manusia, lanjut Prof. Dr. Firmansyah, M.Si, jumlah dosen sebanyak 209 orang dengan komposisi 77 persen berkualifikasi magister dan 23 persen doktor. Dari aspek jabatan fungsional, lektor kepala 28 orang (13,4 persen) dan guru besar tujuh orang (3,35 persen).
Prestasi lainnya adalah Organisasi Mahasiswa (Ormawa) UMN Al-Washliyah dengan dosen pendamping Dr. Leni Handayani, M.Si memperoleh pendanaan program mahasiswa berdampak dari kementerian. Program ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat dalam rangka pemulihan dampak bencana banjir Sumatera di Aceh Tamiang yang berbasis pada ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi.
Terkait pengukuhan guru besar, rektor bersyukur karena bertambahnya tiga guru besar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepakaran yang mendalam di bidang masing-masing. "Gelar guru besar hendaknya menjadi sumber energi dan inspirasi untuk terus melahirkan gagasan, karya, dan inovasi yang lebih bermakna bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan umat," tegasnya. (dmp)
Editor : Johan Panjaitan