PALUTA, Sumutpos.pos.jawapos.com– Tahun ajaran baru 2026/2027 di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) diawali dengan semangat optimisme. Pemerintah Kabupaten Paluta menggelar upacara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara serentak bagi seluruh siswa baru jenjang SD dan SMP, Senin (13/7/2026).
Kegiatan dipusatkan di halaman SMP Negeri 1 Padang Bolak, Gunungtua. Mewakili Bupati Paluta H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Paluta, Rahmad Hidayat Harahap, S.STP., M.SP., bertindak sebagai pembina upacara.
Suasana hari pertama sekolah berlangsung penuh antusias. Ratusan siswa baru mengikuti rangkaian kegiatan didampingi para guru, jajaran Dinas Pendidikan, serta orang tua yang mengantar putra-putri mereka memulai perjalanan pendidikan di jenjang yang baru.
Baca Juga: Tinggalkan Kebiasaan Ini kalau Tak Mau Asam Lambung Naik
Dalam amanatnya, Rahmad menyampaikan pesan Bupati Paluta yang menekankan pentingnya memiliki cita-cita besar sejak dini. Menurutnya, setiap anak yang melangkah ke sekolah membawa harapan untuk menggapai masa depan, baik sebagai dokter, guru, polisi, atlet, pengusaha, programmer, maupun profesi lainnya.
Namun, ia mengingatkan bahwa mimpi hanya akan menjadi kenyataan apabila dibarengi kesungguhan dalam belajar, kedisiplinan, dan kerja keras.
"Mimpi itu sangat berharga karena menuntun langkah kalian. Namun, mimpi tidak akan menjadi kenyataan hanya karena kita menginginkannya. Mimpi baru terwujud ketika kita mau belajar, bekerja keras, disiplin, dan tidak mudah menyerah," ujar Rahmad.
Ia juga mengajak para siswa memaknai prestasi secara lebih luas. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya diukur dari nilai rapor, piala, ataupun piagam penghargaan, melainkan juga dari pembentukan karakter yang baik.
Baca Juga: Kejatisu Selidiki Rekanan Berkasus Borong Proyek Meubelir Rp48,4 Miliar di Langkat
Menjadi pribadi yang jujur, berani mengakui kesalahan, menghormati guru, peduli terhadap teman, serta menjaga nama baik sekolah merupakan bentuk prestasi yang memiliki nilai sama pentingnya dengan pencapaian akademik.
Rahmad pun mengingatkan para peserta didik agar tidak takut menghadapi kegagalan. Baginya, setiap proses belajar selalu menyisakan ruang untuk mencoba kembali dan memperbaiki diri.
Selain menanamkan semangat belajar, Pemerintah Kabupaten Paluta juga menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah bagi seluruh peserta didik.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmad mengajak seluruh warga sekolah membangun budaya saling menghargai dan menolak segala bentuk perundungan (bullying).
"Mari kita saling menghormati, menjauhi perundungan, serta membangun budaya yang penuh kepedulian. Prestasi akan tumbuh lebih baik di lingkungan yang saling mendukung," tegasnya.
Mengakhiri arahannya, Rahmad mengajak para siswa menjadikan MPLS sebagai awal perjalanan untuk membangun karakter, menambah ilmu, dan mengukir prestasi.
"Datanglah ke sekolah dengan membawa mimpi yang besar, pulanglah setiap hari dengan ilmu yang bertambah, karakter yang semakin baik, dan semangat yang tidak pernah padam. Selamat mengikuti MPLS, semoga ini menjadi langkah awal lahirnya generasi yang beriman, berkarakter, dan siap memberi manfaat bagi bangsa," pungkasnya.
Editor : Johan Panjaitan