MEDAN, SUMUTPOS.CO- Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah harusnya menjadi momentum tepat untuk membangun kedekatan dengan konstituen. Kerja-kerja politik bertajuk kegiatan keagamaan, bisa dimanfaatkan untuk menarik simpati masyarakat.
Sayangnya, hal itu tidak manfaatkan oleh DPD Partai Demokrat Sumut maupun DPC Kota Medan. Hal ini mengundang kekecewaan bagi kader senior Partai Demokrat Sumut, Burhanuddin Sitepu.
"Ini momentum yang sangat berharga. Harusnya di Bulan Suci Ramadan kemarin, DPD dan DPC Partai Demokrat dapat menunjukkan konsistensi dan kerja nyata untuk membuktikan citra partai yang dekat dengan masyarakat," kata Burhanuddin Sitepu saat berbincang dengan Sumut Pos di sela open house di rumahnya, Jalan Bunga Mawar No 104, Medan Selayang, Selasa (1/4/2025).
Menurut Burhanuddin, banyak kegiatan yang bisa dilakukan selama Bulan Suci Ramadan. "Lihat partai lain yang begitu aktif melaksanakan programnya di Bulan Ramadan. Harusnya DPD dan DPC Demokrat Medan jangan mau kalah. Turun langsung menyapa masyarakat melalui berbagai kegiatan seperti safari Ramadan, buka puasa bersama, berbagi dengan duafa, dan lainnya," tegas mantan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan periode 2017-2022 ini.
Di masa kepemimpinan Burhanuddin Sitepu, cukup banyak kegiatan bernuansa Islami yang dilakukan DPC Partai Demokrat Kota Medan. Mulai dari berbuka puasa bersama, menyantuni anak yatim piatu, kaum duafa, bilal jenazah dan penggali kubur. Festival Barzanji Marhaban perwiridan dan majelis taklim kaum ibu, peringatan Nuzulul Qur'an, kirim doa untuk almarhum dan almarhumah kader Demokrat yang berjasa buat kebesaran partai baik di tingkat DPP. DPD, dan DPC dan sebagainya.
Tapi saat ini, kegiatan-kegiatan seperti itu nyaris tidak pernah dilakukan DPD dan DPC Demokrat Medan lagi. "Banyak masyarakat yang bertanya kepada saya, apa program Partai Demokrat selama Ramadan kemarin. Saya tidak bisa jawab, karena memang tidak ada kegiatan yang dilaksanakan," tegas Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Sumut ini.
Kalau pun ada kegiatan buka puasa bersama yang dilaksanakan DPD maupun DPC Kota Medan, kata Burhanuddin, itu dilakukan secara internal saja. "Seharusnya kan bisa mengundang tokoh masyarakat, alim ulama, anak yatim, bilal jenazah, penggali kubur dan lainnya. Sehingga kehadiran Partai Demokrat dapat dirasakan di tengah masyarakat," ungkap kader tulen Partai Demokrat yang bergabung sejak awal dideklarasikannya partai berlambang mercy itu di Sumut.
Menurut mantan anggota DPRD Medan tiga periode ini (2009-2024), tidak ada alasan bagi DPD dan DPC Demokrat Medan untuk tidak melaksanakan kegiatan di Bulan Ramadan. Apalagi, Demokrat memiliki 5 kader di DPRD Sumut dan 4 kader di DPRD Medan yang seharusnya bisa berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan tersebut.
"Jadi saya sangat kecewa dengan ketidakpedulian DPD dan DPC Demokrat Medan terhadap momentum Ramadan yang sangat berharga itu. Saya harap, ini menjadi bahan evaluasi bagi DPP Demokrat, terkhusus Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terhadap pengurus di daerah ini," pungkasnya.
Burhanuddin Sitepu juga mengaku kaget, saat mengetahui kalau Kantor DPD Demokrat Sumut sudah pindah dari Jalan Sudirman Medan ke Jalan Sei Besitang Medan. "Tidak ada pemberitahuan kepada kader dan pengurus. Malah sampai sekarang saya tidak pernah tahu di mana persisnya kantor DPD Demokrat Sumut," tandasnya. (adz)
Editor : Redaksi