MEDAN, Sumutpos.jawapos.com - PSMS Medan tampil buruk saat menghadapi tuan rumah Persikad Depok dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025-2026 di Stadion Pakansari, Sabtu (3/1/2026) sore. Ayam Kinantan ditumbangkan dengan skor 0-1.
Penampilan para pemain PSMS pada laga ini tidak berbeda dari sebelumnya. Menempatkan Rudiyana sebagai ujung tombak, Pelatih PSMS Kas Hartadi masih mengandalkan skil individu Rifal Lastori dan Ari Maring.
Namun Persikad yang mengandalkan para pemain muda, mampu mematikan pergerakan kedua pemain ini. Kecepatan keduanya mampu diimbangi para pemain tuan rumah. Akibatnya, Ayam Kinantan kesulitan menciptakan peluang.
Menurut catatan flascore.com, PSMS hanya mampu mencatatkan penguasaan bola sebesar 35 persen. Dan, anak asuh Kas Hartadi ini tidak ada menciptakan tendangan yang mengarah ke gawang.
Sebaliknya, Persikad yang mengandalkan umpan-umpan pendek mampu menciptakan dua kali tendangan ke gawang. Di mana satu diantara berbuah gol.
Gol tercebut dicetak Nico Sitepu pada menit ke-59, memanfaatkan kelengahan lini belakang PSMS. Ayam Kinantan pun pulang dengan gigit jari.
Meski begitu, Pelatih PSMS Kas Hartadi berkilah timnya kalah segalanya dari Persikad. Dia hanya mengakui timnya kehilangan fokus sesaat yang berujung fatal.
“Kami sebenarnya bermain bagus dan bisa menekan Persikad, tapi kami hilang fokus di menit ke-60. Kami terus menyerang, tapi belum bisa mencetak gol karena
masih lemah di finishing,” ujar Kas Hartadi usai laga.
Kekecewaan juga diungkapkan oleh salah satu pemain PSMS, Bhudiar, yang tetap memberikan apresiasi kepada lawan.
“Sebelumnya saya ucapkan selamat buat Persikad yang mendapatkan tiga poin. Kami sebagai pemain sudah bekerja keras, tapi inilah sepak bola, mungkin belum
rezeki. Ini jadi bahan evaluasi kami untuk laga berikutnya melawan Adhyaksa. Banyak peluang tercipta, tapi tidak ada gol sampai akhir pertandingan,” ujarnya. (dek)