MANCHESTER, Sumutpos.jawapos.com – Memasuki tikungan akhir perburuan gelar Premier League musim ini, Manchester City tak hanya dituntut menang. Pasukan Pep Guardiola juga harus mampu bertahan dalam tekanan jadwal yang padat dan melelahkan.
Dini hari nanti, The Citizens menjamu Crystal Palace di Stadion Etihad (siaran langsung Vidio pukul 02.00 WIB) dalam laga yang bisa menentukan arah persaingan juara dengan Arsenal. Namun, duel kontra Palace hanyalah awal dari rangkaian berat yang harus dilalui Bernardo Silva dkk.
Setelah laga ini, City masih harus bertandang ke markas AFC Bournemouth pada 20 Mei sebelum menutup musim liga melawan Aston Villa di Etihad, 24 Mei mendatang. Di tengah agenda padat itu, mereka juga ditunggu final Piala FA menghadapi Chelsea di Stadion Wembley, Sabtu (16/5).
Empat pertandingan penting hanya dalam rentang sepuluh hari membuat ketahanan fisik skuad City benar-benar diuji. Terlebih, Guardiola dikenal bukan tipe pelatih yang gemar melakukan rotasi besar ketika tim sedang berada dalam momentum kemenangan.
“Aku tahu ini tidak mudah bagi para pemain kami. Tapi aku yakin mereka siap,” ujar Guardiola seperti dikutip Manchester Evening News.
Pelatih asal Spanyol itu masih membuka kemungkinan perubahan susunan pemain, namun keputusan baru akan diambil setelah melihat hasil dan kondisi tim dalam laga kontra Palace.
“Kita lihat saja hasilnya besok. Setelah itu baru kami mengambil keputusan,” sambung Guardiola.
Situasi tersebut membuat kedalaman skuad menjadi faktor krusial. Dalam siniar The Rest is Football, legenda Inggris Alan Shearer menilai tim-tim yang bersaing di banyak kompetisi sangat membutuhkan kontribusi pemain pelapis.
“Mereka berhak menurunkan tim apa pun yang mereka inginkan. Bahkan dengan seluruh pemain pelapis,” kata mantan striker Newcastle United dan timnas Inggris itu.
Menariknya, tekanan jadwal tak hanya dirasakan City. Crystal Palace juga menghadapi dilema serupa karena harus membagi fokus menuju final Liga Konferensi Europa melawan Rayo Vallecano pada 28 Mei mendatang.
Meski demikian, City tetap berada dalam posisi paling tertekan. Sedikit saja kehilangan poin bisa menjadi celah bagi Arsenal untuk mengambil alih perburuan trofi. Karena itu, laga melawan Palace bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan ujian ketahanan fisik, mental, sekaligus kedalaman skuad bagi sang juara bertahan.(jpg/han)
PERKIRAAN PEMAIN
MANCHESTER CITY (4-2-3-1): 25-Donnarumma (g); 27-Nunes, 15-Guehi, 6-Ake, 33-O’Reilly; 20-Bernardo (c), 14-Nico Gonzalez; 42-Semenyo, 10-Cherki, 11-Doku; 9-Haaland
Pelatih: Pep Guardiola
CRYSTAL PALACE (3-4-2-1): 1-Henderson (g) (c); 26-Richards, 5-Lacroix, 23-Canvot; 2-Munoz, 20-Wharton, 18-Kamada, 3-Mitchell; 7-Sarr, 10-Pino; 14-Mateta
Pelatih: Oliver Glasner