Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Jerman vs Paraguay: “Begadang Taktik” Nagelsmann dan Ujian Mental di Laga Hidup-Mati

Johan Panjaitan • Senin, 29 Juni 2026 | 16:30 WIB
Jerman vs Paraguay di 32 besar Piala Dunia 2026, Nagelsmann begadang analisis lawan, laga diprediksi sengit dan penuh tekanan. (justarsenal)
Jerman vs Paraguay di 32 besar Piala Dunia 2026, Nagelsmann begadang analisis lawan, laga diprediksi sengit dan penuh tekanan. (justarsenal)

 

MASSACHUSETTS, Sumutpos.jawapos.com- Laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 mempertemukan Jerman vs Paraguay dalam duel yang diprediksi berlangsung ketat dan sarat tekanan. Pertemuan ini bukan sekadar adu kualitas, tetapi juga pertarungan strategi yang dipersiapkan dalam waktu terbatas oleh kedua kubu.

Pelatih Jerman, Julian Nagelsmann, sempat melontarkan kritik terhadap sistem penentuan lawan di fase gugur. Menurutnya, ketidakpastian hingga menit akhir membuat persiapan tim tidak ideal, terutama untuk laga sebesar babak knockout.

Sebagai juara Grup E, Jerman harus menunggu hingga seluruh pertandingan grup lain selesai untuk mengetahui lawannya. Kepastian baru didapatkan hanya 48 jam sebelum kick-off, yakni menghadapi Paraguay yang melaju sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik dari Grup A.

Nagelsmann menilai waktu singkat tersebut tidak cukup untuk melakukan analisis mendalam terhadap lawan.

Baca Juga: Tes Urine Dadakan di Puncak HANI BNNK Binjai, Dua Jukir Dinyatakan Positif Narkoba

“Ini tidak ideal. Kami seperti dihukum meskipun lolos sebagai juara grup,” ujarnya, dikutip dari AS.

“Begadang Taktik” Demi Analisis Paraguay

Keterbatasan waktu membuat staf pelatih Jerman harus bekerja ekstra keras. Nagelsmann bahkan menyebut timnya harus “begadang” untuk mempelajari permainan Paraguay secara detail, mulai dari pola serangan hingga pergerakan individu pemain di tiap lini.

Ia mengandalkan dua asisten mudanya, Benjamin Hübner dan Benjamin Glück, yang disebutnya mampu bekerja tanpa batas waktu demi kepentingan tim.

Kritik sebelumnya juga muncul setelah Jerman menelan kekalahan dari Ekuador pada laga terakhir fase grup. Nagelsmann menilai timnya harus lebih tenang dan disiplin dalam mengontrol permainan setelah unggul lebih awal.

“Kami harus lebih sabar dan lebih terstruktur di setiap posisi,” tegasnya.

Baca Juga: Dugaan Struk Fiktif Belanja BBM di Binjai Dinilai Bukan Sekadar Kesalahan Administrasi, APH Diminta Turun Tangan

Paraguay Siap Jadikan Laga “Final”

Di kubu lawan, Paraguay datang dengan kepercayaan diri tinggi usai mengamankan hasil imbang penting melawan Australia. Bek Gustavo Gómez menegaskan bahwa keberhasilan lolos ke fase gugur sudah menjadi pencapaian penting bagi timnya.

Pelatih Paraguay, Gustavo Alfaro, menegaskan anak asuhnya tidak boleh gentar menghadapi Jerman yang secara kualitas lebih diunggulkan.

 

“Kami harus menghadapi pertandingan ini seolah-olah ini adalah final. Jika kami menjalankan tugas dengan baik, kami berhak memainkan satu laga lagi,” ujarnya.

Duel Taktik dan Mental

Pertandingan ini diprediksi bukan hanya soal kualitas individu, tetapi juga efektivitas strategi dalam waktu persiapan yang sangat terbatas. Jerman datang dengan tekanan sebagai favorit, sementara Paraguay membawa semangat tanpa beban yang bisa menjadi ancaman tersendiri.

Dengan kondisi tersebut, laga Jerman vs Paraguay dipastikan menjadi ujian nyata: antara ketajaman taktik “begadang” Nagelsmann dan determinasi Paraguay yang menjadikan setiap pertandingan sebagai final hidup-mati.(jpg/han)

PERKIRAAN PEMAIN

Jerman (4-2-3-1) ; 1-M.Neuer (pg); 6-J.Kimmich (k), 4-J.Tah, 2-A.Rudiger, 22-D.Raum; 23-F.Nmecha, 5-A.Pavlovic; 19-L.Sane, 10-J.Musiala, 17-F.Wirtz; 7-Kei Havertz
Pelatih: Julian Nagelsmann

 
Paraguay (5-4-1) : 12-O.Gill (pg); 4-J.Caceres, 2-G.Velazquez, 15-G.Gomez, 3-O.Alderete, 26-A.Maidana; 8-D.Gomez, 14-A.Cubas, 23-M.Galarza, 19-J.Enciso; 21-G.Avalos
Pelatih: Gustavo Alfaro

Editor : Johan Panjaitan
#ujian mental #paraguay #jerman #piala dunia 2026