JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com– Perjalanan Andik Vermansyah menuju kasta tertinggi sepak bola Indonesia berlanjut. Garudayaksa FC memastikan tetap mempertahankan jasa pemain senior tersebut dengan memperpanjang kontraknya setelah sukses mengantarkan klub menjuarai Championship musim 2025-2026.
Keputusan itu sekaligus memastikan Andik akan kembali merumput di kompetisi Liga 1 musim 2026-2027. Momen ini menjadi penanda kembalinya mantan bintang Timnas Indonesia itu ke level tertinggi sepak bola nasional setelah tiga musim terakhir bermain di kasta kedua.
Meski usianya akan menginjak 35 tahun pada November mendatang, Andik menegaskan dirinya belum kehilangan ambisi untuk bersaing dengan para pemain yang lebih muda.
"Justru saya merasa sangat siap. Meski usia saya sebentar lagi akan 35 tahun, saya merasa masih bisa bersaing dengan pemain yang usianya jauh lebih muda," ujar Andik kepada Jawa Pos.
Baca Juga: Permintaan Tebang Pohon Diduga Dipungut Rp900 Ribu, Mahasiswa Desak Pemkot Binjai Evaluasi DLH
Optimisme itu bukan tanpa alasan. Sepanjang musim lalu, pemain kelahiran Jember, 23 November 1991, tampil sebagai salah satu motor permainan Garudayaksa FC. Dari 23 pertandingan yang dijalaninya, Andik mencetak dua gol dan mengoleksi 13 assist.
Catatan tersebut menjadikannya sebagai pemain dengan assist terbanyak di Championship musim 2025-2026, sekaligus membuktikan bahwa kualitas visi bermain dan kreativitasnya masih menjadi senjata utama di lapangan.
Bagi Andik, menjaga konsistensi performa menjadi kunci untuk tetap kompetitif. Karena itu, ia menjalani program latihan secara disiplin meski berada di luar agenda latihan tim.
"Saya harus menjaga berat badan agar tetap berada pada angka ideal saat bertanding. Saya juga tetap berlatih di gym secara mandiri untuk menjaga kondisi," ungkap mantan winger Persebaya Surabaya tersebut.
Perpanjangan kontrak ini menjadi bukti bahwa pengalaman, kepemimpinan, dan kontribusi Andik masih mendapat kepercayaan penuh dari Garudayaksa FC. Kini, tantangan baru telah menanti: membawa tim promosi itu mampu bersaing di Liga 1 sekaligus membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk tetap tampil di level tertinggi sepak bola Indonesia.(jpg/han)
Editor : Johan Panjaitan