Sumutpos.jawapos.com-Dalam dunia kerja digital yang kini didominasi oleh Zoom meeting, menjaga etika dan profesionalisme tak kalah penting dibanding saat kita berada di ruang rapat fisik. Namun, tanpa disadari, ada sejumlah kebiasaan yang bisa membuat Anda diam-diam dinilai oleh rekan kerja—meski tak seorang pun mengatakannya langsung.
Dikutip dari geediting.com, berikut 7 hal yang sering dilakukan saat Zoom meeting dan tanpa sadar menimbulkan kesan kurang professional:
1. Makan Saat Rapat
Kita semua pernah melakukannya—terjebak dalam jadwal padat dan akhirnya makan sambil rapat. Tapi, kenyataannya? Tak ada yang nyaman melihat (atau mendengar) Anda mengunyah di depan kamera.
Bayangkan jika Anda membawa makan siang ke ruang rapat saat presentasi sedang berlangsung. Canggung, bukan?
???? Tips: Makanlah sebelum atau setelah rapat. Jika terpaksa, matikan kamera dan mic—dan beri tahu tim sebelumnya.
2. Tidak Mematikan Mikrofon
Suara TV, anak kecil menangis, atau bahkan suara mesin cuci—semuanya bisa muncul jika Anda lupa mematikan mic saat tidak berbicara. Ini bukan hanya mengganggu, tapi juga menunjukkan kurangnya perhatian terhadap suasana rapat.
???? Tips: Gunakan fitur mute otomatis saat bergabung, dan aktifkan mic hanya saat Anda akan berbicara.
3. Menghilang Secara Misterius
Menonaktifkan kamera dan mic, lalu “menghilang” dari rapat tanpa pemberitahuan adalah kesalahan klasik. Bisa jadi Anda sedang multitasking, tapi bagi rekan lain, itu memberi kesan Anda tidak hadir sepenuhnya.
???? Tips: Jika Anda perlu pergi sebentar, cukup beri tahu di chat. Lebih baik jujur daripada membuat tim bertanya-tanya.
4. Berpakaian Terlalu Santai
Memakai piyama, kaos oblong lusuh, atau bahkan handuk di kepala saat Zoom meeting memang terasa nyaman, tapi tetap saja menurunkan kesan profesional.
???? Tips: Tidak perlu berdasi, tapi pastikan Anda tetap terlihat siap bekerja—setidaknya dari pinggang ke atas.
5. Bahasa Tubuh yang Mengganggu
Tanpa disadari, komunikasi non-verbal tetap penting di dunia virtual. Menyender, melihat ke arah lain, atau bermain dengan ponsel bisa membuat Anda terlihat tidak tertarik.
???? Tips: Duduk tegak, tatap kamera (bukan layar), dan tunjukkan ekspresi wajah yang mencerminkan ketertarikan dan keterlibatan.
6. Lupa Bahwa Semua Orang Juga Manusia
Kadang, kita mudah kesal saat koneksi rekan kerja putus-putus atau anak mereka tiba-tiba muncul di layar. Tapi ingat, semua orang sedang berjuang di situasi yang sama.
???? Tips: Sedikit empati dan tawa bisa mengubah suasana rapat jadi lebih manusiawi dan menyenangkan.
7. Mendominasi Pembicaraan
Selalu ingin bicara duluan, tidak memberi ruang untuk orang lain menyampaikan pendapat? Ini adalah kebiasaan yang paling cepat menimbulkan silent judgment.
???? Tips: Dengarkan dulu, baru bicara. Rapat adalah ruang kolaborasi, bukan monolog satu arah.(han)
Editor : Johan Panjaitan