Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Sukses Rayu Istri-istri Bos, Mekanik Tak Jera Dipecat Tiga Bos

Admin-1 Sumut Pos • Senin, 2 Oktober 2017 | 14:11 WIB
Mekanik rayu istri bos-Ilustasi.
Mekanik rayu istri bos-Ilustasi.
Mekanik rayu istri bos-Ilustasi.
Mekanik rayu istri bos-Ilustasi.
Mekanik rayu istri bos-Ilustasi.

SUMUTPOS.CO - Tongat (nama samaran) merupakan tipe pria yang tak pernah kapok. Laki-laki berusia 35 tahun itu selalu saja membangun ubungan cinta terlarang.


Yang diincar adalah istri bos. Sudah tiga kali dia tepergok, namun dia tak pernah jera. Bermain api dengan istri pemilik bengkel tidak hanya membuat pekerjaannya hilang, namun nyawanya pun sering kali terancam melayang.


Meski sudah sering kehilangan pekerjaan karena menghancurkan rumah tangga bosnya, Tongat tampaknya masih belum kapok. Untuk kali ketiga, dia kembali melakukan aksi jahil terhadap istri bos tempatnya bekerja sebagai karyawan bengkel. Sampai-sampai, sang bos jengkel dan melaporkannya ke polisi.


"Dia (Tongat, Red) itu ikut bosnya jaga bengkel dan pulangnya seminggu sekali. Tapi, balik-balik sudah benjut semua. Bosnya telepon ngabari ke rumah kalau suami sudah di kantor polisi," ungkap Butet (33), di sela sidang gugatan cerainya.


Beruntung bosnya cukup baik dan tak mau memperpanjang masalah. Sehingga, Tongat dikeluarkan dari sel setelah sang bos mencabut laporan.


Namun, dia dipecat dari pekerjaan dan dipulangkan tanpa pesangon. Padahal, Tongat sudah bekerja dua tahunan. Sebelumnya lebih parah. Dia langsung dipecat meski baru bekerja seminggu juga gara-gara pergi ke luar kota dengan istri bos tanpa pamit, saat diminta mengantarnya pulang ke rumah bos.


Tongat yang pandai meramu rayuan gombal, sukses membongkar ‘onderdil’ istri bosnya sampai telanjang bulat.


"Dari sebelum menikah, penyakitnya dia itu memang selingkuh. Dan yang diselingkuhi mesti yang dekat-dekat dengan bengkel tempatnya bekerja. Kadang pemilik warung, SPG yang suka jualan spare part, kadang juga istri bosnya sendiri. Pokoknya hati-hati para wanita yang datang ke bengkel suamiku," kata Butet.


Sebelum kejadian pada istri bosnya, Tongat pernah juga 'membengkeli' istri bos sebelumnya. Kini, istri bosnya itu bercerai dan Butet merasa sangat bersalah dengan ulah suaminya tersebut.


"Gugatan cerai ini juga turun karena saya nggak enak sama mantan istri bos suamiku. Tertekan hatiku. Yang pertama itu malah datang ke rumah dan mengeluh kekurangan uang. Kadang minta bantu saya ngemongkan anaknya juga karena dia harus kerja serabutan pasca dicerai suaminya," jelasnya.


Setelah bercerai dengan suaminya, mantan istri bos dan Butet berhubungan baik. Butet sempat konsultasi tentang perceraiannya, namun mantan istri bos bengkel itu melarangnya. Tapi karena beban mental, Butet akhirnya tetap mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama.


Setelah berhenti dari kerja bengkel, Tongat kini masih tinggal di rumahnya.


Ia berencana membuka bengkel sendiri di tepi jalan besar pada awal tahun nanti karena rumahnya di gang sempit. Sehingga, ia belum bisa buka di depan rumah.


Tentang gugatan istrinya, Tongat menyatakan kalau dirinya masih mencintai Butet. "Saya memang khilaf. Maklum jauh dari istri, pas pengen...  yang ada istri bos. Lha dia mau saja kok, jadi buat apa saya tolak," katanya tanpa merasa bersalah.(jpg/ras) Editor : Admin-1 Sumut Pos
#dipecat #Rayu Istri Bos