Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Istri Tergoda Majikan di Luar Negeri, Pulang-pulang Ngurus Cerai

Admin-1 Sumut Pos • Kamis, 16 November 2017 | 15:30 WIB
Photo
Photo
Photo
Photo
Istri tergoda majikan di luar negeri.

SUMUTPOS.CO- Menjalani hubungan jarak jauh alias long distance relationship (LDR) memang rawan terjadi perselingkuhan. Jika masih pacaran, hubungannya terancam putus. Jika sudah berumah tangga, bakal terancam cerai.


Hal itu dialami Butet (36), warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang.


Awalnya, kehidupan rumah tangga Butet bersama Tongat (37), baik-baik saja. Keduanya selalu pamer kemesraan, termasuk mengumbarnya di tempat umum.


Kemesraan Butet dan Tongat kerap membuat para tetangga iri. Bahkan, tidak sedikit teman-temannya yang meminta kiat menjaga keharmonisan rumah tangga kepada mereka.


Namun, semua itu berubah setelah Butet memutuskan menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Taiwan.  Ibu dua anak tersebut nekat bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di negara lain karena terjepit persoalan ekonomi. Tentu saja, orientasinya adalah untuk mencari rezeki, lantas uangnya dikirimkan ke Tongat untuk membiayai anak-anaknya sekolah.


Satu hingga dua bulan bekerja, Butet masih sering berkomunikasi dengan Tongat. Namun, pada bulan ketiga, komunikasi antara suami dan istri itu mulai berkurang.


Bukan karena tidak punya anggaran untuk membeli pulsa, tapi Butet mulai nyaman dengan sang majikan. Kebetulan, majikan Butet itu sudah menduda karena istrinya meninggal dunia. Hal itu ditambah dengan sikap sang majikan yang ramah dan sering menggoda.




Butet jadi kepincut. Mulai cubit-cubitan hingga naik ke ranjang pun mereka lakoni.  Hari-hari Butet pun diisi dengan ber-hohohihe bersama sang majikan.


Kebutuhan biologis yang dipenuhi sang majikannya membuat Butet lupa kepada Tongat. Apalagi, majikan Butet lebih ganteng, lebih mapan, dan lebih segala-galanya. Sebagai perempuan, Butet mulai membandingkan Tongat dengan majikannya itu.


”Majikan saya itu lembut kalau berbicara, Mas. Makanya saya nyaman,” kata Butet saat ditemui di kantor Pengadilan Agama (PA) Kota Malang beberapa waktu lalu.


Meski sudah menjalani hubungan sama ”bule” cakep (HSBC) di Taiwan, Butet rutin mengirim uang kepada Tongat. Bisa jadi itu yang membuat Tongat tidak pernah memprotes meski jarang berkomunikasi.


Kini, Butet ingin mengakhiri pernikahannya bersama Tongat. ”Saya pulang ngurus surat cerai. Sama suami memang sudah jarang berhubungan (suami istri). Terpenting, saya kirim duitnya tidak telat. Mau gimana lagi? Saya sudah nyaman dengan majikan,” tambah Butet.  (Fajrus Shiddiq/Mahmudan/Dwi Lindawati/Radar Malang/JPNN) Editor : Admin-1 Sumut Pos
#istri tergoda majikan #sidang perceraian