Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Malam 17 Ramadan, Musala Al-Muhajirin Kwala Begumit di Padati Warga untuk Salat Isya dan Tarawih

Admin SP • Kamis, 28 Maret 2024 | 15:34 WIB
Warga saat melaksanakan Tadarusan di Musala Al-Muhajirin Jalan Idris, Lingkungan VI, Kelurahan Kwala Begumit, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (27/3/24) malam.
Warga saat melaksanakan Tadarusan di Musala Al-Muhajirin Jalan Idris, Lingkungan VI, Kelurahan Kwala Begumit, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (27/3/24) malam.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO - Puluhan masyarakat Kwala Begumit ramai melaksanakan ibadah Salat Isya dan Tarawih pada malam ke-17 bulan suci Ramadan 1445 Hijriah yang berlangsung di Musala Al-Muhajirin Jalan Idris, Lingkungan VI, Kelurahan Kwala Begumit, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (27/3/24) malam.

Warga terlihat antusias dalam mengikuti Salat Isya dan Tarawih di Musala Al-Muhajirin. Bertindak sebagai imam, Salat Isya dan Tarawih malam ke-17 di Musala Al-Muhajirin dipimpin oleh Ustas Yunus, dengan menjalankan Salat Tarawih dan Witir dalam 13 rakaat.

Ibadah Salat Tarawih malam ke-17 memiliki banyak keutamaan dan manfaat, di antaranya mengampuni dosa, mengangkat derajat, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Keutamaan ini bersumber dari hadis-hadis Nabi Muhammad SAW yang menjelaskan tentang fadhilah ibadah tarawih pada malam-malam tertentu di bulan Ramadan.

Salah satu peristiwa penting dalam sejarah terkait fadhilah tarawih malam ke-17 adalah ketika Nabi Muhammad SAW melaksanakan ibadah tarawih pada malam ke-17 bulan Ramadan bersama para sahabatnya.

Peristiwa ini menjadi landasan utama bagi umat Islam untuk melaksanakan ibadah tarawih pada malam tersebut dan Insya Allah seluruh umat muslim dapat memperoleh fadhilah tarawih malam ke-17 dan meraih ampunan serta keberkahan dari Allah SWT.

Untuk memperoleh fadhilah tarawih malam ke-17, seorang muslim harus memenuhi syarat-syarat tertentu, seperti ikhlas dalam beribadah, bertaubat dari dosa-dosa yang telah diperbuat, dan bertekad untuk tidak mengulangi perbuatan dosa di masa yang akan datang. Selain itu, seorang muslim juga harus melaksanakan tarawih sesuai dengan sunah Rasulullah SAW.

Ibadah tarawih malam ke-17 merupakan kesempatan emas bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperoleh ampunan atas dosa-dosa yang telah diperbuat. Oleh karenanya, marilah kita manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dengan melaksanakan tarawih malam ke-17 dengan ikhlas, penuh penghayatan, dan sesuai dengan sunah Rasulullah SAW.

Untuk menghidupkan suasana selama bulan suci Ramadan terkhusus pada malam ke-17 Ramadan 1445 Hijriah, anak-anak dan remaja Musala Al-Muhajirin rutin menggelar Tadarus Al-quran.

Kegiatan Tadarus Al-quran di Musala Al-Muhajirin ini dilaksanakan setelah melaksanakan Salat Isya dan Tarawih. (tri)

Editor : Redaksi
#tarawih #ramadan