SINAKSAK, SUMUTPOS.CO- Sebagai wujud syukur atas penyertaan Tuhan selama 10 tahun, Paduan Suara (PS) Nafiri HKBP Resort Medan Kota Jalan Uskup Agung Sugiopranoto (UAS), Medan melakukan kunjungan dan berbagi kasih ke Perkampungan Bibelvrouw Pensiun HKBP Eben Eser di Jalan Veteran Km 9 Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun, Sabtu (15/6/2024). Kunjungan kasih itu diikuti sekurangnya 50 anggota PS Nafiri yang berangkat dari Medan menggunakan bus carteran.
Setibanya di lokasi, anggota PS Nafiri dan para pengurus perkampungan Bibelvrouw Pensiun, yaitu Bibelvrouw Sity Lamroma br Nainggolan dan ibu asrama Bibelvrouw Rismawan br Tambunan dan beberapa bibelvrouw pensiun yang tinggal di perkampungan tersebut, menggelar ibadah singkat dan menyanyikan dua lagu koor untuk diperdengarkan para Bibelvrow pensiun.
Ibadah dipandu penetua (parhalado) HKBP UAS Medan St Thoga Sihombing SE MM dan renungan singkat dibawakan Gr Bangun Prima Aruan SPd yang merupakan guru huria HKBP UAS Medan. Dalam renungannya, Gr Bangun Prima Aruan mengingatkan pentingnya mengucap syukur dalam segala hal.
Tuhan sudah memberikan usia nyang panjang untuk para Bibelvroeu pensiun dan sepanjang hayat mendapatkan kesempatan mulia untuk melayani Tuhan. “Maka sangat pantas rasanya siapapun warga HKBP, terkhusus anggota S Nafiri melakukan kunjungan kasih sebagai bentuk kepeduliaan dan cerminan kasih karunia yang sudah diberikan Tuhan selama 10 tahun perjalanan paduan suara ini,”kata GR Bangun.
Setelah acara ibadah, pengurus PS Nafiri bergantian memberikan sambutan dan menyampaikan maksud atas kunjungan mereka. Setelah Sekretaris PS Nafiri St Ir Sakti Pakpahan dan Ketua Panitia HUT ke-10 PS Nafiri Antonius Pangaribuan, sambutan ditutup oleh Ketua PS Nafiri yaitu St Drs Oloan Simanjuntak, MM.
St Oloan mengatakan, kunjungan kasih yang dilakukan PS Nafiri sesungguhnya melanjutkan tradisi mulia yang sudah dilakukan sebagain anggota PS afiri lainnya. “Secara individual atau per keluarga, kami sering datang ke perkampungan Bibelvrouw HKBP Eben Ezer ini. Ada yang rutin memberikan sumbangan kasih, bahkan gaji pertamanya diserahkan untuk menolong pembiayaan di perkampungan Bibelvroeu pensiun ini,” katanya.
Bibelvrouw Sity Lamroma br Nainggolan mengucapkan terima kasih atas kedatangan PS Nafiri HKBP UAS Medan. Dia terharu karena masih banyak warga HKBP yang mengingat kehidupan Bibelvrouw pensiunan di perkampungan tersebut.
“Perkampungan Bibelvroeu pensiun Eben Eser HKBP adalah tempat bibelvrouw atau penginjil wanita (parjamita ina) HKBP pensiunan bersekutu, berdoa dan mensyukuri sisa hidup yang masih dikaruniakan Tuhan bagi mereka,” ujarnya.
Bibelvrouw Sity Lamroma br Nainggolan mengatakan, kehadiran Perkampungan Bibelvrouw Pensiun Eben Eser HKBP tersebut tahun 1965 adalah dilatarbelakangi oleh pemahaman masyarakat Batak terhadap kaum perempuan yang janda, tidak mempunyai keturunan dan yang memilih tidak menikah untuk memberikan hidup sepenuhnya dalam pelayanan kepada Tuhan.
Dikatakan bahwa perempuan seperti itu tidak mempunyai makna hidup, tidak diperhitungkan dalam keluarga sesuai adat Batak. Sebagian dari mereka menjadi bibelvrouw HKBP yang bergerak dan belas kasihan melihat kondisi perempuan Batak tersebut, khususnya para bibelvrouw HKBP, mendorong Schwester Elfriede Harder (missionaris Jerman) mengupayakan tempat para bibelvrouw yang akan memasuki masa pensiun.
“Tuhan telah memakai Elfriede Harder (missionaris Jerman) menyatakan belas kasihnya bagi yang menderita. Dia adalah seorang penginjil wanita dari Jerman di Tanah Batak (1926), dan kemudian perkampungan tersebut dinamai Eben Ezer yang mempunyai areal lebih kurang 3,3 hektare,” pungkasnya. (adz)
Editor : Redaksi