Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Tim Pengabdian Masyarakat USU Berdayakan Kelompok PKK Desa Suka Makmur dalam Mengelola Sampah Dapur

Admin SP • Selasa, 20 Agustus 2024 | 14:49 WIB
Photo
Photo

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Nucleus Guard, Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan pelatihan dan penerapan teknologi pengelolaan sampah dan ketahanan pangan mandiri kepada 24 orang perwakilan PKK setiap dusun di Desa Suka Makmur, Deliserdang. Kegiatan ini melibatkan 3 dosen USU dan 5 mahasiswa FKM USU yang digelar di Balai Desa Suka Makmur.

Ketua dari tim pengabdian Winni R.E. Tumanggor S.K.M., M.P.H mengatakan, kegiatan ini sepenuhnya didanai oleh Direktorat, Riset, Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) 2024. "Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pemberdayaan masyarakat khususnya ibu-ibu PKK terkait peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mewujudkan dapur resik dan dapur bergizi dalam mengelola sampah dan makanan bergizi," kata Winni didampingi Ir. Indra Chahaya S. M.Si dari Fakultas Kesehatan Masyarakat USU dan Nursa’adah S.ST., M.Agr dari Fakultas Pertanian USU.

Dalam rangkaian kegiatan pengabdian ini, kata Winni, kegiatan pertama yang dilakukan yaitu Pelatihan Dapur Resik. Pelatihan Dapur Resik dilaksanakan pada Kamis, 25 Juli 2024 yang dihadiri 24 orang anggota PKK beserta perangkat desa dan ketua TP PKK di Balai Desa Suka Makmur, Deliserdang.

Photo
Photo

Dalam kegiatan ini, tim pengabdian memberikan edukasi dan pelatihan terkait personal hygiene saat memasak, sanitasi lingkungan dapur, peralatan masak yang aman, pengolahan sampah dapur organik dan anorganik dengan metode 3R, serta sampah bernilai ekonomis seperti sampah anorganik dan minyak jelantah yang dapat dijual ke pengepul terpercaya.

Penyampaian materi disampaikan dosen tim pengabdian. Sementara penyampaian materi sampah bernilai ekonomis disampaikan langsung oleh Direktur Bank Sampah Induk New Normal, Yasra Al-Fariza S.H. Setelah pertemuan ini, peserta diminta untuk melakukan pemilahan sampah di rumah masing-masing.

Sepekan setelah kegiatan pelatihan dapur resik, dilaksanakan juga kegiatan penerapan teknologi Kompos dengan Composting Bag di Balai Desa Suka Makmur pada Kamis, 1 Agustus 2024. Kegiatan ini didampingi tim dosen beserta mahasiswa pengabdian dan dihadiri Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan Ketua PKK Desa Suka Makmur dan 24 peserta pengabdian dari setiap dusun.

Kegiatan ini berjalan lancar dan disambut antusiasme yang tinggi dari setiap peserta. "Harapannya kegiatan ini mampu meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk kompos," sebut Winni.

Peserta kegiatan diberikan peralatan Composting Bag dan diminta untuk membuat kompos dari sisa sampah organik yang dihasilkan dari rumah masing-masing. Pendampingan, pemantauan, dan evaluasi dilakukan secara mingguan melalui grup WA yang bernama Nucleus Guard Desa Suka Makmur telah dibuat oleh tim Pengabdian.

Peserta diminta untuk mengirimkan foto atau video kegiatan pengolahan sampah yang telah dilakukan di rumah masing-masing. Selain itu, tim pengabdian juga melakukan pendampingan, pemantauan, dan evaluasi secara langsung ke rumah masing-masing peserta pada tanggal 15 Agustus 2024.

Kepala Desa Suka Makmur, Syahriel S.Sos mengatakan, dengan adanya pengabdian kepada masyarakat DRTPM, diharapkan mampu mengatasi permasalahan sampah yang ada di Desa Suka Makmur. Syahriel juga mengingatkan untuk setiap peserta pengabdian dari ibu-ibu PKK agar dapat tetap semangat menghadiri rangkaian kegiatan pengabdian yang dilaksanakan di Balai Desa Suka Makmur. (rel/adz)

Editor : Redaksi
#PKK Desa Suka Makmur #Mengelola Sampah Dapur