DAIRI, SUMUTPOS.CO - Iwan Tua Sihombing warga Desa Kabanjulu, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, tewas tertimpa batu besar saat mengoperasikan alat berat escavator di lokasi tambang Galian C di Desa Parbuluan 4, Kecamatan Parbuluan, Rabu (12/2/2025).
Korban dikabarkan, terjepit di dalam excavator dengan kondisi mulut mengeluarkan darah.
Kepala Desa Parbuluan IV, Ramli Sihite dikonfirmasi wartawan membenarkan, operator alat berat tewas tertimpa batu saat bekerja, Rabu (12/2/2025) sore.
“Operator escavator tewas di tempat tertimpa batu besar”, kata Ramli.
Kades itu menyebut, korban dikabarkan penduduk Desa Kabanjulu, Kecamatan Lae Parira.
“Dia sudah bekerja sekitar 2 tahun. Infonya setiap hari pulang ke rumah. Jadi, bolak-balik sehabis kegiatan”, kata Ramli.
Menurut Ramli, operator bekerja di usaha tangkahan milik CV Ropatar. Perusahaan itu atas nama Agus Sigalingging penduduk Desa Parbuluan 4.
“Secara administrasi, usaha galian C itu memiliki ijin. Korban dievakuasi ke rumah sakit untuk diserahkan ke pihak keluarga,"ungkap Ramli.(rud/han)
Editor : Redaksi