Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Operator Excavator Tewas Ketimpa Batu di Lokasi Galian C

Redaksi Sumutpos.co • Kamis, 13 Februari 2025 | 12:21 WIB
JALANI SIDANG: dr Dwi Upayana Bastanta Barus saat duduk di kursi pesakitan menjalani sidang dalam perkara lalu lintas yang dilakukannya pasca menabrak seorang lansia, Rabu (12/2/2025) sore. AGUSMAN
JALANI SIDANG: dr Dwi Upayana Bastanta Barus saat duduk di kursi pesakitan menjalani sidang dalam perkara lalu lintas yang dilakukannya pasca menabrak seorang lansia, Rabu (12/2/2025) sore. AGUSMAN

DAIRI, SUMUTPOS.CO - Iwan Tua Sihombing warga Desa Kabanjulu, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, tewas tertimpa batu besar saat mengoperasikan alat berat escavator di lokasi tambang Galian C di Desa Parbuluan 4, Kecamatan Parbuluan, Rabu (12/2/2025).

Korban dikabarkan, terjepit di dalam excavator dengan kondisi mulut mengeluarkan darah.

Kepala Desa Parbuluan IV, Ramli Sihite dikonfirmasi wartawan membenarkan, operator alat berat tewas tertimpa batu saat bekerja, Rabu (12/2/2025) sore.

“Operator escavator tewas di tempat tertimpa batu besar”, kata Ramli.

Kades itu menyebut, korban dikabarkan penduduk Desa Kabanjulu, Kecamatan Lae Parira.

“Dia sudah bekerja sekitar 2 tahun. Infonya setiap hari pulang ke rumah. Jadi, bolak-balik sehabis kegiatan”, kata Ramli.

Menurut Ramli, operator bekerja di usaha tangkahan milik CV Ropatar. Perusahaan itu atas nama Agus Sigalingging penduduk Desa Parbuluan 4.

“Secara administrasi, usaha galian C itu memiliki ijin. Korban dievakuasi ke rumah sakit untuk diserahkan ke pihak keluarga,"ungkap Ramli.(rud/han)

Editor : Redaksi
#galian c