Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Lapas Binjai Deklarasi Komitmen Bersama dan Razia Blok Hunian

Johan Panjaitan • Jumat, 30 Mei 2025 | 15:25 WIB
RAZIA: Petugas gabungan melakukan razia ke blok hunian di Lapas Binjai. Istimewa/Sumut Pos
RAZIA: Petugas gabungan melakukan razia ke blok hunian di Lapas Binjai. Istimewa/Sumut Pos

BINJAI, Sumutpos.Jawapos.com-Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai menggelar deklarasi komitmen bersama, belum lama ini. Hal tersebut sebagai langkah nyata dalam mendukung pemberantasan narkoba dan peredaran alat komunikasi ilegal di lingkungan pemasyarakatan.

Seluruh pegawai dan pejabat struktural eselon IV dan V pada Lapas Binjai mengikuti deklarasi komitmen bersama tersebut. Kepala Lapas Kelas IIA Binjai, Wawan Irawan menjelaskan, penandatanganan komitmen bersama sebagai simbol keseriusan seluruh jajaran dalam menciptakan lapas yang bersih, tertib, dan aman.

Kalapas yang menyaksikan pemandangan deklarasi ini sebagai bentuk pengawasan dan penegasan tanggung jawab moral serta administratif terhadap pelaksanaan komitmen tersebut. Wawan menambahkan, deklarasi ini bukan hanya sebagai kegiatan seremonial.

Melainkan, sebagai langkah nyata dalam menjaga marwah dan kredibilitas institusi pemasyarakatan. "Komitmen ini menjadi bagian dari kesungguhan kita semua dalam menciptakan lapas yang benar-benar bersih dari praktik-praktik menyimpang, terutama narkoba dan penggunaan HP ilegal. Jika lingkungan kerja kita bersih dan tertib, maka program pembinaan yang kita jalankan pun akan berjalan efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas," tegas Wawan.

Deklarasi ini juga menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Lapas Binjai dalam mendukung program Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) yang terus digalakkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Itu merupakan langkah strategis dalam reformasi sistem pemasyarakatan nasional.

Sementara malam harinya, Tim Satops Patnal Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumut dan petugas Lapas Binjai serta TNI-Polri mewujudkan 13 akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Salah akselarasi yang diwujudkan adalah pemberantasan peredaran narkotika dan menindak pelaku penipuan dengan berbagai modus.

Sebelum melakukan penggeledahan dilakukan apel dengan Kalapas Wawan bertindak sebagai pembina.

"Dalam kegiatan penggeledahan ini, mari kita laksanakan dengan humanis, target kita adalah barang terlarang berupa benda elektronik dan narkoba, yang pada akhirnya dapat menciptakan kondisi Lapas Binjai aman dan tertib," serunya.

Sementara, Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan dan Pengendalian (Patnal) Kantor Wilayah Ditjenpas Sumut, Rindra Wardhana menyatakan, pihaknya selalu siap bersinergi dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.

"Kami mendukung setiap kegiatan yang dilaksanakan UPT seperti pada pelaksanaan kegiatan kali ini. Hal ini untuk memastikan kondisi Lapas Binjai selalu dalam keadaan aman dan kondusif, utamanya dalam bidang keamanan," tandasnya.

Dalam penggeledahan tersebut, dibagi menjadi enam (06) regu dengan total 151 petugas. Seluruh blok/kamar hunian tidak luput dari penggeledahan.

Dalam pelaksanaan giat razia, dilaksanakan dengan pemeriksaan badan dan barang-barang warga binaan di kamar hunian sesuai dengan SOP yang berlaku. Adapun hasil temuan razia yaitu benda-benda yang dianggap mengganggu keamanan dan ketertiban, diamankan oleh petugas untuk nantinya akan dilakukan pemusnahan. (ted/han)

 

Editor : Johan Panjaitan
#deklarasi #razia #Lapas Kelas II A