TEBINGTINGGI, Sumutpos.jawapos.com–Menghadapi cuaca ekstrem yang tengah melanda wilayah Sumatera Utara pada musim kemarau ini, Polres Tebingtinggi melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) memberikan imbauan kepada petugas keamanan (Satpam) dan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan di Desa Paya Pinang, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (31/7/2025), dan mendapat sambutan positif dari warga setempat.
Kasat Binmas Polres Tebingtinggi, AKP BSM Tarigan, melalui Brigadir Mhd Imam Cahyadi, Brigadir Iwan Limbong, dan Brigadir Muhammad Fadhil, memberikan arahan kepada para Satpam dan petugas keamanan perkebunan untuk turut aktif dalam mengedukasi masyarakat di lingkungan kerjanya.
"Kami mengimbau kepada seluruh security, khususnya di area perkebunan, agar ikut mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Cuaca saat ini sangat ekstrem dan dapat memicu api menyebar dengan cepat," ujar AKP BSM Tarigan.
Selain itu, pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat jika melihat atau mengalami kejadian mencurigakan atau tindak kriminal.
"Jika melihat atau mengalami tindak pidana, atau membutuhkan kehadiran polisi, segera hubungi Call Center Polres Tebingtinggi di nomor 110," tambahnya.
Sementara itu, warga Desa Paya Pinang, Ngadiran (58), menyambut baik imbauan tersebut. Ia berkomitmen untuk turut menyosialisasikan larangan membakar lahan kepada warga desa lainnya.
"Apalagi saat ini cuaca sangat ekstrem. Kami akan lebih berhati-hati dan menyampaikan kepada warga agar tidak melakukan pembakaran untuk membuka lahan," ujarnya.
Langkah antisipatif yang dilakukan Polres Tebingtinggi ini merupakan bagian dari upaya preventif guna menekan potensi terjadinya bencana kebakaran di wilayah hukum mereka selama musim kemarau berlangsung.(ian/han)
Editor : Johan Panjaitan