Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pekerja PKS Naga Bulan di Hebohkan Penemuan Jasad Sopir Truk

Johan Panjaitan • Minggu, 7 September 2025 | 08:05 WIB
EVAKUASI: Jajaran Polsek Tebingtinggi dan Tim Inafis melakukan evakuasi jenazah supir truck yang Ditemukan meninggal di lokasi PKS PT Naga Bulan. iSTIMEWA/SUMUT POS
EVAKUASI: Jajaran Polsek Tebingtinggi dan Tim Inafis melakukan evakuasi jenazah supir truck yang Ditemukan meninggal di lokasi PKS PT Naga Bulan. iSTIMEWA/SUMUT POS

TEBINGTINGGI, Sumutpos.jawapos.com- Warga Dan Pekerja Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Naga Bulan di Dusun II Desa Naga Kesiangan Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Serdang Bedagai dihebohkan dengan penemuan mayat supir truk diantara bal truk dan kepala truk.

Mendapatkan laporan masyarakat, Polres Tebingtinggi bersama Polsek Tebingtinggi bergerak menindaklanjuti laporan kecelakaan kerja yang menyebabkan meninggalnya seorang supir truk diparkiran pabrik kelapa sawit (PKS) PT Naga Bulan, Dusun II Desa Naga Kesiangan Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (5/9) Petang.

Korban meninggal diketahui bernama Supriono (59), warga Kabupaten Langkat yang ditemukan tergeletak di sela-sela antara kepala dan bak dump truk dengan nomor polisi BH 8260 MW yang dikemudikannya.

"Dari hasil pengecekan CCTV pabrik, korban terlihat terjatuh saat memasang tenda penutup muatan sawit di atas bak truk," ungkap Kasi Humas Polres Tebingtinggi, AKP Mulyono, Sabtu (6/9).

AKP Mulyono menyampaikan bahwa personel yang dipimpin Kapolsek Tebingtinggi AKP Andi Rahmadsyah bersama tim Inafis Polres Tebingtinggi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan saksi-saksi.

"Polres Tebingtinggi menurunkan tim ke lokasi untuk memastikan penyebab kejadian. Korban diduga terjatuh saat bekerja dan dari keterangan keluarga, korban memang sudah sering sakit-sakitan," papar AKP Mulyono.

Jelasnya kembali, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Tebingtinggi untuk dilakukan visum luar. "Kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak keluarga yang menyatakan tidak ada kecurigaan atas kematian korban dan menolak dilakukan autopsi," tutupnya. (ian/han)

Editor : Johan Panjaitan
#evakuasi #jasad #sopir truk