Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Wabup Labuhanbatu: Reses Dewan Jadi Wadah Aspirasi Masyarakat untuk Pembangunan Daerah

Johan Panjaitan • Kamis, 25 September 2025 | 22:15 WIB
Wabup Labuhanbatu menghadiri Penyampaian Laporan Hasil Pelaksanaan Reses III DPRD Kabupaten Labuhanbatu Masa Persidangan III Tahun Sidang I Tahun 2025 (FAJAR/SUMUT POS)
Wabup Labuhanbatu menghadiri Penyampaian Laporan Hasil Pelaksanaan Reses III DPRD Kabupaten Labuhanbatu Masa Persidangan III Tahun Sidang I Tahun 2025 (FAJAR/SUMUT POS)

LABUHANBATU, Sumutpos.jawapos.com-Wakil Bupati Labuhanbatu, Jamri, menegaskan pentingnya pelaksanaan reses oleh anggota DPRD sebagai sarana menampung berbagai aspirasi masyarakat.

Menurutnya, aspirasi yang disampaikan selama masa reses akan menjadi dasar penyusunan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD yang kemudian dirumuskan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Hal itu disampaikan Wabup saat menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Pelaksanaan Reses III DPRD Kabupaten Labuhanbatu Masa Persidangan III Tahun Sidang I Tahun 2025, yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Labuhanbatu, Kamis (25/9/2025).

Rapat paripurna ini dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Hj. Maysaroh, mewakili Ketua DPRD Arjan Priadi Ritonga.

“Aspirasi-aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui anggota dewan merupakan bagian penting dari proses perencanaan pembangunan. Ini menjadi bahan kebijakan dalam penyusunan RKPD Kabupaten Labuhanbatu,” ujar Wabup Jamri.

Wabup menekankan bahwa pelaksanaan reses adalah bentuk tanggung jawab bersama antara DPRD dan pemerintah daerah dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, sebagaimana diatur dalam Permendagri No. 86 Tahun 2017.

Ia juga berharap ke depan setiap permasalahan yang muncul di masyarakat dapat langsung disampaikan melalui aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI). Dengan begitu, pemerintah daerah dan DPRD bisa bekerja sama dalam mencarikan solusi yang tepat dan cepat.

“Pokok-pokok pikiran DPRD yang disampaikan akan menjadi usulan program dan skala prioritas dalam penyusunan anggaran. Harapannya, hal ini bisa benar-benar terealisasi dalam APBD sebagai wujud dari kebutuhan nyata masyarakat,” tutup Jamri.

Rapat paripurna dilanjutkan dengan penyampaian tanggapan dari masing-masing fraksi. Fraksi Gerindra, melalui juru bicara Fauzi, menyoroti kerusakan infrastruktur jalan provinsi di Labuhanbatu. Ia meminta Pemkab untuk terus berkoordinasi dengan Pemprov Sumatera Utara agar segera memperbaiki ruas jalan Aek Nabara–Sennah dan Negeri Lama yang dinilai dalam kondisi memprihatinkan.

Sementara itu, Fraksi Golkar melalui Eko Ardiansyah berharap agar setiap saran dan masukan yang telah disampaikan oleh dewan benar-benar diakomodir oleh pemerintah daerah.

“Kami berharap seluruh aspirasi yang diserap DPRD dapat diwujudkan oleh Pemkab Labuhanbatu melalui penganggaran pembangunan di masa mendatang,” ujarnya.(fdh/han)

Editor : Johan Panjaitan
#masyarakat #aspirasi #dprd #reses