Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ephorus HKBP Tanam Pohon di Kawasan Danau Toba Silalahi

Juli Rambe • Minggu, 28 September 2025 | 14:41 WIB
TANAMAN: Ephorus HKBP Pendeta Dr Viktor Tinambunan melakukan penanaman pohon dikawasan Danau Toba Silalahi bantuan YPDK dan APUK peringatan Minggu Ekologi HKBP, Sabtu (27/9/2025). (Dok: istimewa)
TANAMAN: Ephorus HKBP Pendeta Dr Viktor Tinambunan melakukan penanaman pohon dikawasan Danau Toba Silalahi bantuan YPDK dan APUK peringatan Minggu Ekologi HKBP, Sabtu (27/9/2025). (Dok: istimewa)

 

DAIRI, SUMUT POS- Yayasan Diakonia Pelangi Kasih dan Aliansi Petani Untuk Keadilan (APUK), memberikan sumbangan berupa bibit pohon produksi pada peringatan Minggu Ekologi gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP).

Ephorus HKBP Pendeta Dr Viktor Tinambunan didampingi Kepala Departemen Marturia, Pendeta Bernard Manik di Kecamatan Silahisabungan, juga melakukan penanaman secara Sabtu (27/9/2025).

Kegiatan penanaman pohon dihadiri pelayan full timer Distrik VI Dairi, serta seluruh warga jemaat HKBP Silalahi. Adapun bibit pohon produksi yang disumbangkan antaralain, mangga, manggis, duku, durian serta cengkeh. 

Mewakili YDPK, Monica Siregar kepada menjelaskan, Minggu Ekologi adalah hari raya keagamaan yang ditetapkan gereja HKBP pada setiap Minggu ke-17 setelah hari raya Trinitatis untuk memperingati keutuhan ciptaan Allah. 

Gereja dan jemaat diajak untuk merefleksikan tanggungjawab iman mereka dalam merawat dan memelihara alam semesta ciptaan Tuhan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat luas akan isu-isu lingkungan.

Seperti sampah dan pengerusakan lingkungan. Tentunya seruan ini menjadi penting bagi seluruh jemaat HKBP terkhusus huria di Dairi.

"Melalui momentum Minggu ekologi ini, mengajak kita seluruh umat untuk melestarikan bumi karena melestarikan ciptaan Tuhan bukanlah pilihan, melainkan panggilan dan tanggung jawab iman," ujarnya kepada wartawan, Minggu (29/9/2025).

Dijelaskannya, menjaga alam dan merawat bumi ini adalah salahsatu bentuk penghormatan terhadap seluruh ciptaan Tuhan. 

Bumi menyediakan cukup untuk kebutuhan setiap orang tetapi tidak untuk keserakahan setiap orang. 

Monica mengatakan, bantuan bibit diprioritaskan ke wilayah Kecamatan Silahisabungan. 

"Hal itu kita lakukan, karena kawasan wisata Danau Toba tersebut banyak mengalami longsor maupun terjadi kebakaran hutan," tambahnya

Begitu juga penebangan pohon secara masif menyebabkan kawasan itu gundul dan rawan terjadi longsor.

Monica menambahkan, pemberian bantuan bibit pohon ini, bukti kerjasama dan dukungan YDPK dan APUK terhadap Minggu Ekologi HKBP. 

Sementara itu, Ketua APUK, Susandi Panjaitan menyatakan, Minggu Ekologi bisa dimaknai sebagai momentum untuk membantu mengubah paradigma berpikir jemaat mengenai permasalahan ekologis yang terjadi selama ini.

"Hal ini untuk membantu menyelamatkan bumi dari kerusakan dan kehancuran yang semakin parah," ucapnya. (rud/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#bibit pohon #Hkbp dairi