Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Wali Kota Siantar Apresiasi FKUB Gelar Dialog Kerukunan Umat Beragama

Johan Panjaitan • Senin, 29 September 2025 | 20:35 WIB
Sejumlah tokoh agama di Kota Pematangsiantar foto bersama. (ISTIMEWA/SUMUT POS)
Sejumlah tokoh agama di Kota Pematangsiantar foto bersama. (ISTIMEWA/SUMUT POS)

SIANTAR, Sumutpos.jawapos.com-Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi yang diwakili Sekretaris Daerah Junaedi Antonius Sitanggang membuka secara resmi Temu Muka dan Dialog Kerukunan Umat Beragama Kota Pematangsiantar Tahun 2025.

Acara yang digelar oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pematangsiantar tersebut berlangsung di Convention Hall Siantar Hotel, Jalan WR Supratman, Senin (29/9/2025).

Dalam sambutan tertulisnya, Wesly menyampaikan apresiasi kepada FKUB yang telah berkontribusi menjaga suasana damai di tengah masyarakat, termasuk pada aksi nasional yang berlangsung akhir Agustus hingga awal September lalu.

“Kota Pematangsiantar dikenal sebagai kota yang penuh keberagaman. Keberagaman ini adalah anugerah Tuhan yang patut kita jaga dan rawat bersama. Di kota ini, berbagai agama, etnis, dan budaya hidup berdampingan secara harmonis, sehingga menjadi kekuatan besar bagi persatuan, pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat,” sebutnya.

Wesly juga berharap kegiatan dialog ini melahirkan semangat kebersamaan, saling menghormati, serta tekad kuat menjaga kedamaian di tengah masyarakat.

“Dialog antarumat beragama bukan hanya wadah silaturahmi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan, menyelesaikan perbedaan dengan bijak, dan memperkuat nilai-nilai toleransi yang diwariskan para pendahulu kita,” ujarnya.

Menurut Wesly, Pemko Pematangsiantar akan terus mendukung setiap upaya dalam memperkuat kerukunan dan toleransi. Ia menegaskan bahwa pembangunan hanya dapat berjalan baik bila suasana aman dan penuh kekeluargaan tercipta di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Pematangsiantar, Dr H. Al Ahyu, MA, mengapresiasi FKUB serta seluruh tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat yang telah menginisiasi kegiatan penting ini.

“Kementerian Agama sedang berupaya secara sistematis meningkatkan kerukunan dan cinta kemanusiaan. Program prioritas kami adalah memperkuat kualitas kerukunan. Kota Pematangsiantar telah melampaui hal tersebut, terbukti tidak ada konflik soal agama di sini,” pungkasnya.(mag-7/han)

Editor : Johan Panjaitan
#pematangsiantar #kerukunan umat beragama #dialog