TEBINGTINGGI, Sumutpos.jawapos.com-Pemerintah Kota Tebingtinggi menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional 2025 pada Senin (10/11), di Lapangan Kantor Wali Kota Tebingtinggi, Jalan Dr. Soetomo, Kelurahan Tebingtinggi, Kecamatan Tebingtinggi Kota. Upacara yang berlangsung khidmat sejak pukul 08.30 WIB itu mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan.”
Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, bertindak sebagai Inspektur Upacara, didampingi Wakil Wali Kota Chairil Mukmin Tambunan. Turut hadir unsur Forkopimda, pejabat instansi vertikal dan daerah, seperti Danyon Brimob Tebing Tinggi Kompol Bima Angga Laksana, Kepala BNNK, Plt. Sekdakota M. Syah Irwan, Kakan Kemenag D. Muhammad David Saragih, Kalapas Kelas IIB Tebing Tinggi, serta para kepala OPD, camat, lurah, dan perwakilan LVRI Kota Tebingtinggi.
Upacara tersebut dipimpin Perwira Upacara Bambang Irawan, dengan Komandan Upacara Iptu Fernando F. Sitepu. Peserta terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, Dinas Perhubungan, ASN Pemko Tebing Tinggi, serta perwakilan dari seluruh kecamatan dan kelurahan.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan laporan perwira upacara, penghormatan pasukan, pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila dan UUD 1945, pesan-pesan pahlawan, hingga amanat Wali Kota Tebing Tinggi.
Dalam amanatnya, Wali Kota Iman Irdian Saragih menegaskan bahwa semangat perjuangan masa kini harus diwujudkan dalam bentuk kerja nyata untuk kemajuan bangsa.
“Semangat kepahlawanan kini diwujudkan melalui kerja nyata dalam membangun bangsa dan negara menuju masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI,” ujar Wali Kota.
Upacara ditutup dengan doa bersama, menyanyikan lagu “Andika Bhayangkari”, serta penghormatan terakhir kepada Inspektur Upacara. Seluruh rangkaian berlangsung tertib, aman, dan penuh khidmat hingga pukul 09.15 WIB.
Sebagai penutup, Pemkot Tebingtinggi juga menyerahkan santunan dan penghargaan kepada para veteran sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan pengorbanan mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Momen ini menjadi pengingat bahwa semangat kepahlawanan tidak berhenti pada masa lalu, melainkan terus hidup melalui tindakan nyata generasi penerus bangsa.(mag-3/han)