BELAWAN, SUMUT POS - Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I menggelar kegiatan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) yang diikuti 1.000 siswa SMA dan SMK dari berbagai sekolah di Sumatera Utara. Kegiatan berlangsung di Dermaga 104 Ujung Baru, Belawan, Sabtu (15/11/2025).
Acara diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI), Laksamana Madya TNI Denih Hendrata, sebagai inspektur upacara.
Para peserta kemudian menjalani rangkaian pembinaan dan pelatihan di atas KRI Semarang 594 selama dua hari dua malam, mulai Sabtu hingga Minggu.
Kegiatan KKRI ini diikuti oleh siswa dari enam sekolah, yaitu:
SMAN 1 Medan: 500 siswa
SMA Hang Tuah Belawan: 100 siswa
SMK Hang Tuah Titipapan: 100 siswa
SMA Muhammadiyah 04 Pajak Baru: 100 siswa
SMK Yapim Belawan Bahari: 100 siswa
SMA Yaspi Labuhan Deli: 100 siswa
Dalam kegiatan ini, para peserta akan mendapatkan pelatihan kedisiplinan, wawasan kebangsaan, serta pengetahuan dasar kemaritiman selama berada di kapal perang TNI AL tersebut.
Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) Republik Indonesia menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya KKRI di Sumut. Ia menyebut kegiatan ini selaras dengan program Kementerian Pertahanan untuk memperkuat pendidikan kebangsaan bagi pelajar SMA dan SMK.
“Alhamdulillah kegiatan ini bisa dilaksanakan dengan 1.000 siswa. KRI Semarang juga kita siapkan sebagai wahana pelatihan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan adalah memupuk disiplin, rasa cinta tanah air, dan wawasan kebangsaan, sekaligus mempererat persatuan di kalangan pelajar.
“Kami bangga TNI AL bisa terlibat, karena melalui kegiatan ini para siswa dapat mengenal lebih dekat tugas-tugas prajurit di laut dan menambah wawasan maritim,” tambahnya.
Komandan Kodaeral I, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh matra TNI.
Menguatkan pernyataan Pangkoarmada RI, ia menekankan pentingnya pembentukan karakter generasi muda melalui kegiatan positif dan terarah.
“Kita ingin membentuk generasi penerus bangsa yang memiliki cinta tanah air dan wawasan kebangsaan dengan menggabungkan pelajar-pelajar di Sumut. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat berlanjut di tahun berikutnya,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan KKRI di Sumut memiliki kekhasan tersendiri, yaitu menghadirkan kapal perang TNI AL sehingga wawasan maritim lebih menonjol.
Pelaksanaan KKRI di Sumut merupakan bagian dari kegiatan nasional yang sudah berlangsung dalam tiga gelombang dan melibatkan TNI AD, AL, dan AU. Program ini dirancang untuk memperkuat karakter, disiplin, serta rasa kebangsaan generasi muda di seluruh Indonesia.
Dengan adanya KRI Semarang sebagai pusat kegiatan, peserta diharapkan dapat merasakan langsung atmosfer dunia kemaritiman sekaligus mengenal lebih dekat tugas-tugas pertahanan negara di laut. (rel/san/ram)
Editor : Juli Rambe