Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Banjir Rendam Rumah hingga 3 Meter, Warga Kecamatan Hinai Butuh Air Bersih dan Perlengkapan Bayi

Juli Rambe • Sabtu, 29 November 2025 | 21:30 WIB
JALINSUM: Banjir di Jalinsum Medan-Aceh, tepatnya di Desa Cempa, Kecamatan Hinai, Langkat. (Dok: istimewa)
JALINSUM: Banjir di Jalinsum Medan-Aceh, tepatnya di Desa Cempa, Kecamatan Hinai, Langkat. (Dok: istimewa)

 

MEDAN, SUMUT POS- Masyarakat Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut) yang terdampak banjir, masih sangat berharap bantuan sandang dan pangan.

Terutama, kebutuhan akan air bersih untuk bertahan hidup di tengah masih tingginya debit air yang merendam wilayah itu. 

Tak hanya itu, beberapa masyarakat juga membutuhkan perlengkapan bayi, seperti popok, obat-obatan, selimut dan kain sarung. 

Seperti yang diucapkan Abdul saat diwawancarai wartawan di Dusun I, Desa Cempa, kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat. 

"Kami di sini warga Dusun I, Desa Cempa, Kecamatan Hinai, sudah mencapai sedada orang dewasa," ujar Abdul, Sabtu (29/11). 

Abdul menuturkan, masyarakat di Dusun I, Desa Cempa, sangat membutuhkan air bersih untuk minum, dan keperluan lainnya. 

"Bahan pangan ada, kalau di bilang cukup ya cemana ya, berbagi lah. Banjir ini sudah empat hari, namun ada sedikit penurunan sekitar 15 cm. Paling dalam ada sekitar 3 meter," tuturnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Ilyas Kepala Dusun (Kadus) I, Desa Cempa, saat diwawancarai wartawan di posko pengungsian di Base Camp Proyek Pengendalian Banjir Sei Wampu Tanjung Pura.

"Sudah empat hari banjir di sini. Dan yang mengungsi di posko, lebih kurang 300 orang. Sudah ada bantuan sembako. Kalau tercukupi Insyaallah. Dan yang kurang kebutuhan untuk anak-anak," ujar Ilyas. 

Disinggung soal air bersih, dua hari belakang masih tersedia. Namun pada hari ini tidak ada. 

"Kalau yang sakit-sakit tidak. Semalam ada tim kesehatan sudah berkunjung di posko ini. Dan sejauh ini korban jiwa belum ada di dusun kami," tutup Ilyas. 

Amatan wartawan di lokasi, suasana di Dusun I, Desa Cempa, Hinai dan Desa Teluk Bakung, Pematang Tengah, Tanjung Pura, Langkat hingga kini masih memprihatinkan. Debit air masih terlihat tinggi nyaris menyentuh atap rumah. (dwi/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#Bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara #Banjir di Sumatera Utara #Masyarakat butuh bantuan #Korban bencana banjir di Sumut #Banjir di Langkat