Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

5.327 Warga Pematangsiantar Jalani Tes Urine, BNN Fokus Lindungi Pelajar dari Narkoba

Johan Panjaitan • Selasa, 23 Desember 2025 | 18:30 WIB
Kepala BNN Pematangsiantar Mushab Aulia Erie Hasibuan. (PRA EVASI/SUMUT POS)
Kepala BNN Pematangsiantar Mushab Aulia Erie Hasibuan. (PRA EVASI/SUMUT POS)

SIANTAR, Sumutpos.jawapos.com-Upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kota Pematangsiantar terus digencarkan. Sepanjang tahun 2025, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pematangsiantar telah melakukan tes urine terhadap 5.327 warga, dengan fokus utama menyasar kalangan pelajar.

Program tes urine tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Pemerintah Kota Pematangsiantar sebagai langkah antisipatif untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkoba sejak dini.

Kepala BNN Kota Pematangsiantar, Mushab Aulia Arie Hasibuan, Selasa (23/12/2025), menegaskan bahwa pelajar menjadi kelompok prioritas karena rentan terpapar pengaruh peredaran narkotika.

“Tes urine ini merupakan bentuk pencegahan dini. Dari hasil pemeriksaan, memang ditemukan beberapa yang positif. Namun langsung kami tindaklanjuti dengan rehabilitasi melalui pendampingan keluarga,” ujar Mushab.

Selain pemeriksaan urine, BNN juga secara intensif melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Materi yang disampaikan mencakup jenis-jenis narkoba, ciri-ciri pengguna, cara pencegahan, hingga ancaman sanksi pidana bagi pelanggar hukum.

“Kami ingin para pelajar benar-benar memahami bahaya narkoba, baik dari sisi kesehatan, sosial, maupun hukum,” jelasnya.

Dalam aspek penindakan, BNN Kota Pematangsiantar juga aktif bersinergi dengan Polres Pematangsiantar. Operasi gabungan rutin dilakukan, mulai dari razia tempat hiburan malam hingga penggerebekan kawasan rawan peredaran narkoba.

“Jika dalam operasi ditemukan seseorang positif narkoba namun tanpa barang bukti, maka pendekatan yang kami lakukan adalah rehabilitasi,” tambah Mushab.

Ia mengakui keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, sehingga BNN lebih memprioritaskan program pencegahan dan edukasi sebagai langkah strategis menekan angka penyalahgunaan narkoba.

“Dengan kondisi anggaran yang ada, pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi menjadi fokus utama kami,” pungkasnya.(pra/han)

 

Editor : Johan Panjaitan
#pelajar #pematangsiantar #bnn #narkoba #tes urine