Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Bupati Batubara Hadiri Dzikir dan Doa Bersama, Santuni 100 Anak Yatim Sambut Ramadan

Johan Panjaitan • Minggu, 1 Februari 2026 | 16:00 WIB
Bupati Batubara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si sat menyerahkan santunan kepada 100 anak yatim saat Dzikir dan Doa Bersama. (KOMINFO BATUBARA/SUMUT POS)
Bupati Batubara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si sat menyerahkan santunan kepada 100 anak yatim saat Dzikir dan Doa Bersama. (KOMINFO BATUBARA/SUMUT POS)

BATUBARA, Sumutpos.jawapos.com – Bupati Batubara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si. menghadiri kegiatan Dzikir dan Doa Bersama yang dirangkai dengan penyerahan santunan kepada 100 anak yatim, di Desa Kwala Gunung, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Jumat (30/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di kawasan Kubah Batu Bara, tepat di samping RSUD H. OK. Arya Zulkarnain. Acara ini sekaligus menjadi bagian dari syukuran dan kenduri dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan.

Dalam suasana penuh kekhusyukan, Bupati Batubara secara langsung menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Batu Bara terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

Baharuddin Siagian menyampaikan bahwa dzikir dan doa bersama ini bukan hanya menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

“Kegiatan ini kita harapkan dapat memperkuat ukhuwah islamiyah, menumbuhkan semangat berbagi, serta meningkatkan kepedulian sosial menjelang Ramadan,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kesucian, ketertiban, dan kebersihan kawasan Kubah Batu Bara yang memiliki nilai religius dan historis bagi masyarakat.

“Tempat ini harus kita jaga bersama. Saya tidak ingin kawasan Kubah Batu Bara disalahgunakan untuk kegiatan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan sekitar Kubah dari aktivitas yang menyimpang dan berpotensi merusak nilai spiritual maupun menimbulkan keresahan sosial.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan Bulan Suci Ramadan yang akan datang membawa keberkahan, kedamaian, serta semakin mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat di Kabupaten Batubara.(lib/han)

Editor : Johan Panjaitan
#dzikir #anak yatim #bupati batubara #doa bersama