Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Usai Santap MBG, Puluhan Siswa SMK HKBP Sidikalang Dilarikan ke Rumah Sakit

Johan Panjaitan • Selasa, 10 Februari 2026 | 15:00 WIB

DIDUGA KERACUNAN. Puluhan siswa SMK Swasta HKBP Sidikalang, dilarikan ke rumah sakit setelah diduga keracunan MBG, Selasa (10/2/2026). (RUDY SITANGGANG/SUMUT POS)
DIDUGA KERACUNAN. Puluhan siswa SMK Swasta HKBP Sidikalang, dilarikan ke rumah sakit setelah diduga keracunan MBG, Selasa (10/2/2026). (RUDY SITANGGANG/SUMUT POS)

DAIRI, Sumutpos.jawapos.com- Suasana belajar di SMK Swasta HKBP Sidikalang, Kabupaten Dairi, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah puluhan siswa dilaporkan mengalami sakit perut, mual, hingga sesak napas, diduga akibat keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG), Senin (9/2/2026).

Sejak pagi hari, para siswa mulai mengeluhkan kondisi tubuh yang tidak normal. Beberapa di antaranya meminta izin pulang karena tidak sanggup menahan rasa sakit. Situasi pun kian serius hingga pihak sekolah memutuskan membawa mereka ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Kepala SMK Swasta HKBP Sidikalang, Melanton Sirait, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut puluhan siswanya harus dilarikan ke RSUD Sidikalang, Klinik Serenapita, dan Puskesmas Hutarakyat setelah mengalami keluhan sakit perut.

“Anak-anak mulai mengeluh sakit perut saat masuk sekolah. Awalnya ada yang izin pulang karena mual dan sakit perut. Kami menduga mereka keracunan setelah menyantap MBG pada siang hari sebelumnya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (10/2/2026).

Baca Juga: Pansus Plasma 20 Persen Menguat, DPRD Batubara Dorong Kepastian Hak Lahan untuk Masyarakat

Pantauan di RSUD Sidikalang, sedikitnya 10 siswa terpaksa menjalani perawatan intensif dengan keluhan mencret, mual, pusing, hingga sesak napas. Sejumlah guru tampak mendampingi siswa yang dirawat sejak sekitar pukul 11.00 WIB.

Salah seorang guru, Elpro Simanullang, mengatakan para siswa mulai dibawa ke rumah sakit setelah kondisi mereka semakin memburuk. “Yang dirawat di RSUD ada sekitar 10 orang. Kami langsung membawa mereka begitu keluhan semakin berat,” katanya.

Beberapa siswa yang ditemui mengaku gejala muncul beberapa jam setelah menyantap MBG di sekolah pada Senin siang sekitar pukul 12.30 WIB.

Yohani Hutabarat, siswi kelas XI, mengaku mulai merasakan sakit perut sejak dini hari. “Mulai terasa sekitar jam 1 pagi. Sakit perut, mual, pusing,” ujarnya lemah.

Keluhan serupa juga disampaikan Anna Situmorang, siswi kelas XI, yang mengalami sesak napas, mual, dan pusing. Sementara Aan Lubis, siswa kelas X, juga mengaku menderita sakit perut setelah makan di sekolah.

Baca Juga: Jangan Sepelekan! 5 Kebiasaan Pagi Ini Bisa Bikin Rezeki Seret dan Hidup Penuh Sial

Hingga kini, dugaan keracunan masih menjadi perhatian pihak sekolah dan tenaga medis. Para siswa yang mengalami gejala langsung mendapat penanganan untuk mencegah kondisi semakin memburuk.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Dairi, Pahlawan Nasution, saat dikonfirmasi terkait insiden ini belum memberikan tanggapan resmi hingga berita ini ditayangkan.(rud/han)

Editor : Johan Panjaitan
#keracunan #Diduga #Makan Bergizi Gratis #siswa #Mbg