STABAT, Sumutpos.jawapos.com-Perombakan birokrasi kembali mengguncang jajaran Pemerintah Kabupaten Langkat. Sosok yang selama ini dikenal sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Faizal Rizal Matondang, resmi bergeser dari jabatannya dan kini menduduki posisi baru sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan.
Pergantian posisi ini dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Langkat, Tiorita br Surbakti, dalam pelantikan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati di Stabat, Kamis (12/2/2026). Momen tersebut menjadi sorotan karena menandai penyegaran penting di tubuh birokrasi Kabupaten Langkat.
Tak hanya Faizal, sejumlah pejabat lain juga ikut dilantik. Iqbal Nur Asrori dan Masliza Adawiyah dipercaya sebagai Perencana Ahli Muda, sementara Muhammad Yusuf mengemban jabatan Perencana Ahli Pratama di Bappeda Litbang Kabupaten Langkat.
Pelantikan ini disebut sebagai bagian dari langkah cepat pemerintah daerah untuk “memanaskan mesin” birokrasi di awal 2026. Tiorita menegaskan bahwa posisi pimpinan tinggi bukan sekadar jabatan, melainkan peran strategis yang menuntut kepemimpinan tajam, inovatif, dan berani mengambil keputusan besar.
Ia juga mengingatkan agar para pejabat baru tidak bekerja sendiri-sendiri. Komunikasi lintas perangkat daerah harus diperkuat agar program prioritas bisa bergerak serempak dan tepat sasaran.
Sorotan khusus diberikan kepada para pejabat perencana. Menurut Tiorita, perencanaan adalah kunci utama arah pembangunan. Ia meminta setiap kebijakan dirancang berbasis data lapangan yang nyata, bukan sekadar konsep di atas kertas.
“Tantangan kita jelas: ekonomi harus bergerak, infrastruktur harus kuat, dan inflasi harus terkendali. Di sinilah peran perencana sangat menentukan,” tegasnya.
Lebih jauh, Tiorita menekankan bahwa jabatan adalah amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada negara tetapi juga secara moral. Ia pun langsung menitipkan sejumlah agenda penting: memperkuat konektivitas ekonomi hingga ke desa-desa, menggenjot potensi pariwisata dan pendapatan daerah, serta menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pokok.
Pergeseran jabatan di awal tahun ini diharapkan menjadi “start baru” bagi roda pemerintahan Langkat — lebih cepat, lebih solid, dan lebih terasa dampaknya bagi masyarakat.(ted/han)
Editor : Johan Panjaitan