Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Polda Sumut Pastikan Kesiapan Pos Exit Tol Limapuluh Jelang Operasi Ketupat Toba 2026

Johan Panjaitan • Kamis, 19 Maret 2026 | 17:30 WIB

Kombes Pol H.Y. Arief Satriyo, S.I.K. (Dir Binmas Polda Sumut)  didampingi Kombes Ramses Tampubolon, S.H. (Kabidkum Poldasu bersama Kapolres Batubara AKBP  Dolly Nelson Nainggolan cek Pos Pam.
Kombes Pol H.Y. Arief Satriyo, S.I.K. (Dir Binmas Polda Sumut) didampingi Kombes Ramses Tampubolon, S.H. (Kabidkum Poldasu bersama Kapolres Batubara AKBP Dolly Nelson Nainggolan cek Pos Pam.

BATUBARA, Sumutpos.jawapos.com-Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, perhatian aparat tak hanya tertuju pada lonjakan kendaraan, tetapi juga pada kesiapan sistem yang menopangnya. Di Kabupaten Batu Bara, langkah itu diwujudkan melalui pengecekan langsung Pos Pelayanan Exit Tol Limapuluh oleh Tim Pengawasan Material Wilayah (Pamatwil) Polda Sumatera Utara, Kamis (19/3/2026).

Kunjungan tersebut bukan sekadar rutinitas administratif. Ia adalah bagian dari orkestrasi besar pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026—operasi terpusat yang setiap tahun menjadi tulang punggung keamanan dan kelancaran perjalanan masyarakat saat musim mudik.

Infrastruktur Siap, Koordinasi Diperkuat

Tim yang dipimpin Kombes Pol H.Y. Arief Satriyo bersama jajaran melakukan inspeksi menyeluruh terhadap kondisi pos. Hasilnya menunjukkan kesiapan yang solid: fasilitas lengkap, lingkungan terjaga, serta panel data yang siap digunakan sebagai pusat kendali informasi.

Lebih dari itu, kekuatan pos ini terletak pada kolaborasi lintas sektor. Personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, hingga Damkar menjadi representasi sinergi negara dalam menjaga mobilitas publik.

Disiplin Prosedur, Kunci Kelancaran

Dalam arahannya, Arief Satriyo menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap standar operasional. Operasi bukan sekadar kehadiran personel, melainkan tentang konsistensi dalam menjalankan prosedur.

Baca Juga: Inalum Berangkatkan 140 Peserta Mudik Gratis BUMN 2026 ke Aceh, Padang, dan Pekanbaru

Sejumlah penekanan disampaikan secara tegas: apel kesiapan harian harus menjadi rutinitas, patroli wajib digencarkan untuk mengantisipasi kemacetan dan gangguan di jalur, serta kesiapan komunikasi—baik melalui HT maupun jaringan internet—harus terjaga tanpa celah.

Pengamanan juga tidak berhenti pada aspek lalu lintas. Potensi gangguan keamanan, titik rawan konflik, hingga respons cepat terhadap kejadian menonjol menjadi bagian integral dari tugas yang harus dijalankan tanpa kompromi.

Komitmen di Tingkat Lapangan

Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, menegaskan kesiapan jajarannya untuk menjalankan seluruh arahan. Bagi Polres, keberhasilan operasi bukan hanya target institusional, tetapi juga tanggung jawab moral terhadap masyarakat yang melakukan perjalanan panjang untuk kembali ke kampung halaman.

Kegiatan yang berlangsung singkat—sekitar 45 menit—ditutup dalam situasi aman dan kondusif. Namun maknanya jauh lebih panjang: memastikan setiap titik pengamanan benar-benar siap sebelum gelombang mudik mencapai puncaknya.

Menjaga Lebih dari Sekadar Lalu Lintas

Operasi Ketupat Toba bukan hanya tentang mengurai kemacetan. Ia adalah tentang menjaga rasa aman, memastikan perjalanan berlangsung tanpa hambatan, dan menghadirkan negara di tengah mobilitas warganya.

Di Pos Exit Tol Limapuluh, kesiapan itu kini bukan lagi rencana—melainkan kenyataan yang siap diuji di lapangan.(lib/han)

Editor : Johan Panjaitan
#Pamatwil #operasi ketupat toba #polda sumatera utara