BATUBARA, Sumutpos.jawapos.com – Ketersediaan air bersih kembali menjadi sorotan utama Pemerintah Kabupaten Batu Bara. Di tengah kebutuhan yang terus meningkat, Wakil Bupati Batu Bara, Syafrizal, mendorong terbangunnya kerja sama strategis dengan pihak swasta guna menghadirkan solusi berkelanjutan bagi masyarakat dan sektor industri.
Komitmen tersebut disampaikan saat menerima paparan dari PT Sanmata Cahaya Abadi dalam agenda penjajakan kerja sama penyediaan air bersih yang berlangsung di Ruang Kerja Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Rabu (15/4/2026).
Pertemuan ini melibatkan sejumlah pemangku kepentingan daerah, mulai dari jajaran asisten, staf ahli, hingga kepala organisasi perangkat daerah terkait. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam mencari solusi komprehensif atas persoalan yang selama ini menjadi tantangan mendasar.
Baca Juga: Motif Pelaku Penyiraman Air Keras Dendam Pribadi, Sidang Perdana Mungkin 29 April
Dalam arahannya, Syafrizal menegaskan bahwa kebutuhan air bersih di Kabupaten Batu Bara belum sepenuhnya terpenuhi. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kehidupan sehari-hari masyarakat, tetapi juga berpengaruh terhadap geliat investasi dan pertumbuhan industri di daerah.
“Pemenuhan air bersih adalah prioritas penting. Ini bukan hanya soal kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menyangkut keberlanjutan pembangunan dan aktivitas ekonomi di Batu Bara,” tegasnya.
Di sisi lain, PT Sanmata Cahaya Abadi memaparkan sejumlah opsi kerja sama yang dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut. Penawaran yang disampaikan mencakup pendekatan strategis dalam penyediaan air bersih yang diharapkan mampu menjangkau kebutuhan domestik sekaligus mendukung sektor industri.
Baca Juga: Tim Tipikor Polda Sumut Periksa Kantor Kominfo Tebingtinggi, Sejumlah Perangkat Diamankan
Penjajakan ini menjadi langkah awal menuju kolaborasi yang lebih konkret antara pemerintah daerah dan pihak swasta. Di tengah keterbatasan sumber daya, sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci untuk menghadirkan layanan publik yang lebih optimal.
Lebih dari sekadar proyek infrastruktur, kerja sama ini diharapkan mampu menghadirkan solusi jangka panjang—menjamin akses air bersih yang merata, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat daya saing daerah.(lib/han)
Editor : Johan Panjaitan