Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Hari Kartini ke-147, Perempuan Didorong Jadi Motor Penggerak Pembangunan di Tebing Tinggi

Johan Panjaitan • Selasa, 21 April 2026 | 22:15 WIB
Tokoh Perempuan Tebing Tinggi, Nurhafni Lubis  yang juga sebagai pemilik PT. Afni Haramain Wisata Travel dan Haji.(ISTIMEWA/SUMUT POS)
Tokoh Perempuan Tebing Tinggi, Nurhafni Lubis yang juga sebagai pemilik PT. Afni Haramain Wisata Travel dan Haji.(ISTIMEWA/SUMUT POS)

 

TEBING TINGGI, Sumutpos.jawapos.com– Peringatan Hari Kartini ke-147 pada 21 April 2026 menjadi lebih dari sekadar seremoni. Momentum ini dimaknai sebagai panggilan bagi perempuan untuk tampil sebagai kekuatan strategis dalam mendukung arah pembangunan Kota Tebing Tinggi.

Semangat emansipasi yang diwariskan Raden Ajeng Kartini—tentang hak berpikir, belajar, dan berdaya—kini diterjemahkan dalam konteks kekinian: keterlibatan aktif perempuan dalam mendorong realisasi visi dan misi kepala daerah.

Tokoh perempuan Tebing Tinggi, Nurhafni Lubis, menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi penting sebagai penggerak pembangunan. Ia mendorong agar kaum perempuan tidak lagi berada di pinggiran, melainkan tampil di garis depan perubahan.

Baca Juga: Razia Kafe di Deli Serdang Tuai Sorotan, BNNK Klaim Semua Pengguna Direhabilitasi

“Sudah saatnya perempuan menjadi motor penggerak untuk mendukung visi dan misi Wali Kota Iman Irdian Saragih dan Wakil Wali Kota Chairil Mukmin Tambunan,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Menurutnya, arah pembangunan yang menitikberatkan pada sektor kesehatan, pendidikan, dan perekonomian membuka ruang luas bagi kontribusi perempuan. Peran itu dapat diwujudkan melalui berbagai lini, mulai dari menjaga kondusivitas sosial hingga mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM.

Tak hanya itu, perempuan juga dinilai memiliki potensi besar dalam mempercepat pembangunan daerah, termasuk dengan keberanian membuka jejaring dan menarik investor ke Tebing Tinggi.

“Misi yang disusun tentu demi kesejahteraan masyarakat. Karena itu, perlu dukungan bersama, termasuk dari perempuan,” tambah Nurhafni yang juga bergerak di sektor usaha perjalanan haji dan umrah.

Baca Juga: Komisi A DPRD Sumut Dukung Wacana Perda Larangan Vape

Ia juga menyoroti pentingnya keberanian perempuan dalam menuangkan gagasan, terutama di tengah perkembangan teknologi yang kian pesat. Menurutnya, banyak ide dan potensi yang selama ini belum tergali secara optimal.

“Perempuan punya banyak pemikiran untuk memajukan ekonomi. Hanya saja, sering kali masih ragu untuk mengaplikasikannya. Ini saatnya bergerak dan mengambil peran lebih besar,” tegasnya.(mag-3/han)

Editor : Johan Panjaitan
#pembangunan daerah #perempuan #ekonomi #hari kartini #umkm