Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Paripurna HUT ke-155, Pematangsiantar Teguhkan Identitas “Rumah Bersama”

Johan Panjaitan • Jumat, 24 April 2026 | 20:53 WIB
Wesly Silalahi saat menyampaikan pidato di sidang Paripurna DPRD Kota Pematangsiantar. (Istimewa/Sumut Pos)
Wesly Silalahi saat menyampaikan pidato di sidang Paripurna DPRD Kota Pematangsiantar. (Istimewa/Sumut Pos)

 

SIANTAR, Sumutpos.jawapos.com- Peringatan Hari Jadi ke-155 Kota Pematangsiantar tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Melalui Rapat Paripurna DPRD yang digelar di Gedung Harungguan, Jumat (24/4/2026), momentum ini ditegaskan sebagai ruang refleksi sekaligus pijakan strategis menatap masa depan kota.

Mengusung tema “Siantar Rumah Kita”, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menekankan makna mendalam di balik peringatan tersebut. Kota ini, katanya, bukan hanya tempat tinggal, tetapi ruang bersama untuk tumbuh, berkarya, dan membangun harapan.

“Pematangsiantar adalah rumah bagi kita semua. Karena itu, tanggung jawab membangunnya juga menjadi milik bersama,” ujar Wesly dalam pidatonya.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota untuk terus memperkuat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif. Di saat yang sama, upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif juga terus didorong guna membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Polres Labuhanbatu Bongkar Peredaran Sabu di Aek Kuo, Satu Pria Diamankan

Sejumlah capaian pun dipaparkan sebagai indikator kemajuan. Pada tahun 2025, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Pematangsiantar mencapai 81,71, dengan usia harapan hidup 75,42 tahun—melampaui rata-rata provinsi dan nasional. Tingkat pengangguran terbuka juga berhasil ditekan menjadi 7,74 persen.

Tak hanya itu, stabilitas sosial yang terjaga turut mengantar Pematangsiantar meraih peringkat ke-4 nasional sebagai Kota Toleran pada 2026. Capaian ini dinilai sebagai cerminan kuatnya harmoni di tengah keberagaman masyarakat.

“Ini bukan sekadar prestasi, tetapi amanah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjaga kondusivitas kota,” kata Wesly.

Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh elemen, mulai dari unsur Forkopimda, DPRD, tokoh masyarakat, hingga ahli waris Raja Sang Naualuh Damanik, yang dinilai berkontribusi menjaga sinergi pembangunan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga menegaskan bahwa peringatan hari jadi harus dimaknai lebih dari sekadar perayaan. Ia menyebutnya sebagai titik temu antara sejarah, realitas, dan arah masa depan.

Baca Juga: Ancaman Mikroplastik Kini Masuk ke Air Minum yang Dikonsumsi

“Kita tidak boleh melupakan bahwa kelahiran kota ini berkaitan erat dengan sosok Raja Sang Naualuh, pejuang yang melawan penjajahan hingga diasingkan ke Bengkalis. Nilai perjuangan itu harus terus hidup dalam pembangunan hari ini,” ujarnya.

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Timbul Marganda Lingga, didampingi Wakil Ketua DPRD Ir Daud Simanjuntak dan Frengky Boy Saragih.

Di tengah suasana khidmat, pesan yang mengemuka jelas: Pematangsiantar bukan hanya entitas geografis, melainkan rumah bersama yang menuntut kolaborasi, kepedulian, dan komitmen berkelanjutan.

“Dengan semangat ‘Siantar Rumah Kita’, mari kita terus bekerja sama mewujudkan kota yang cerdas, sehat, kreatif, dan selaras,” tutup Wesly.(pra/han)

Editor : Johan Panjaitan
#pembangunan #hut #paripurna #Pematang Siantar #toleransi