MEDAN, Sumutpos.jawapos.com- Di sebuah kamar kos sederhana di Jalan Bungalau, Kelurahan Kemenangan Tani, Kecamatan Medan Tuntungan, suasana haru tak terelakkan. Di ruang terbatas itu, Armei, seorang warga yang tengah berjuang melawan sakit di tengah keterbatasan ekonomi, menerima kunjungan yang tak disangka—hadirnya jajaran kepolisian membawa lebih dari sekadar perhatian.
Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya SP Sembiring, datang langsung didampingi Kanit 2 Sat Resnarkoba, Dapot T Simanjuntak, Jumat (24/4/2026). Kunjungan ini merupakan respons cepat atas kondisi Armei yang sebelumnya menjadi sorotan publik melalui pemberitaan dan media sosial.
Di tengah kesederhanaan ruangan, kehadiran aparat negara terasa hangat dan membumi. Tidak ada sekat formalitas, yang ada justru empati yang mengalir. Kapolres tampak berbincang dengan keluarga, menanyakan kondisi kesehatan, sekaligus menyampaikan doa dan dukungan moral.
Baca Juga: Malaysia Heathcare Hadir di Sun Plaza Medan, 19 Rumah Sakit Tawarkan Layanan Medis Internasional
“Kami hadir untuk memberikan semangat. Mari kita doakan bersama agar proses pengobatan berjalan lancar dan beliau segera diberikan kesembuhan,” ujar AKBP Aditya dengan nada tenang.
Bagi keluarga Armei, kunjungan ini bukan sekadar simbol perhatian. Ia menjadi suntikan energi di tengah situasi yang penuh keterbatasan. Istri Armei, Heriana Lubis, tak mampu menyembunyikan rasa haru.
“Kami sangat berterima kasih. Ini menjadi penyemangat bagi kami. Kami tidak menyangka akan mendapat perhatian seperti ini,” tuturnya.
Kehadiran jajaran Polres Labuhanbatu Selatan menjadi potret lain dari wajah institusi kepolisian—bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga bagian dari masyarakat yang hadir saat dibutuhkan. Di tengah rutinitas tugas yang padat, ruang kemanusiaan tetap dijaga.(mag-5/han)
Editor : Johan Panjaitan