TEBING TINGGI, Sumutpos.jawapos.com-Suasana khidmat menyelimuti Anjungan Sri Mersing di Lapangan Merdeka, Jalan Dr. Sutomo, Jumat (24/4/2026). Pemerintah Kota Tebing Tinggi secara resmi melepas keberangkatan 82 jemaah haji yang akan menunaikan rukun Islam kelima ke Tanah Suci.
Rombongan terdiri dari 81 jemaah dan satu Petugas Haji Daerah (PHD), yang akan terlebih dahulu menuju Asrama Haji Medan sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi. Prosesi pelepasan dipimpin Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, mewakili Wali Kota yang berhalangan hadir.
Dalam sambutannya, Sekdako menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental selama menjalankan ibadah haji—sebuah perjalanan spiritual yang tidak hanya menuntut kesiapan iman, tetapi juga ketahanan tubuh.
“Jaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik daerah dan keluarga. Persiapkan segala kebutuhan, termasuk obat-obatan dan hal-hal yang berkaitan dengan protokol ibadah,” pesannya.
Baca Juga: Angkringan Menyala di Rantauprapat, Wajah Baru Kuliner Malam Kota
Lebih dari sekadar seremoni, pelepasan ini menjadi ruang penuh harap. Sekdako juga menitipkan doa kepada para jemaah agar mendoakan kemajuan Kota Tebing Tinggi serta mempererat ukhuwah Islamiyah.
Ia turut menyampaikan salam dari Wali Kota yang tengah menjalankan tugas dinas di Jakarta, seraya berharap seluruh jemaah kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur dan hajjah mabrurah.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Naila Betty, menjelaskan bahwa jemaah asal Tebing Tinggi tergabung dalam Kloter 04 Embarkasi Medan. Mereka akan bergabung dengan jemaah dari sejumlah daerah lain, membentuk satu kelompok terbang berjumlah 360 orang.
Baca Juga: Harga Tiket Final Piala Dunia Tembus Milyaran Rupiah, Netizen Geleng Kepala
Setibanya di Asrama Haji Medan, para jemaah akan menjalani serangkaian proses, mulai dari pemeriksaan kesehatan lanjutan hingga pembagian dokumen perjalanan dan kebutuhan selama di Tanah Suci.
Rombongan dijadwalkan terbang dari Bandara Internasional Kualanamu pada Sabtu (25/4) pukul 13.05 WIB menggunakan maskapai Garuda Indonesia, dengan tujuan Bandara King Abdul Aziz, Madinah.
Acara pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera pataka kepada ketua rombongan serta sesi foto bersama, diiringi doa dan haru dari keluarga yang mengantar.(mag-3/han)
Editor : Johan Panjaitan