LABURA, Sumutpos.jawapos.com-Dalam upaya mempererat hubungan dengan tokoh agama sekaligus memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolsek Na IX-X, Polres Labuhanbatu, AKP Gunawan Sinurat melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Tuan Guru H. Khalifa Abdul Soleh Ritonga di Kelurahan Aek Kota Batu, Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Senin (4/5/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis kepolisian dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan para tokoh agama (toga) di wilayah hukum Polsek Na IX-X. Kapolsek hadir didampingi Kanit Intelkam Ipda Pendi Maroko, Kanit Provos IPDA R. Purba, serta Ps. Kanit Samapta Aiptu Ilham.
Rombongan disambut hangat oleh Tuan Guru dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang dialog untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan ulama dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Baca Juga: Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp 44,47 Triliun, Ini Jadwal Lengkapnya
AKP Gunawan Sinurat menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada Tuan Guru sebagai panutan masyarakat sekaligus mitra strategis dalam menjaga ketertiban sosial.
“Kami datang untuk bersilaturahmi, memohon doa restu, serta meminta nasihat agar dalam menjalankan tugas menjaga keamanan masyarakat selalu diberi kemudahan dan keselamatan,” ujarnya.
Sementara itu, Tuan Guru H. Khalifa Abdul Soleh Ritonga mengapresiasi langkah Kapolsek dan jajaran yang dinilai menunjukkan kedekatan dengan masyarakat, khususnya para tokoh agama.
Baca Juga: Pangdam I/BB Kunjungi Labuhanbatu, Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Pemda
Ia menegaskan bahwa peran kepolisian sangat mulia apabila dijalankan dengan niat menjaga keamanan dan ketertiban umat. Menurutnya, kolaborasi antara ulama dan aparat kepolisian menjadi kunci dalam menjaga moral generasi muda.
“Tugas kepolisian akan bernilai ibadah jika dijalankan dengan niat yang benar. Kami siap mendukung langkah positif Polri, terutama dalam memberantas hal-hal yang merusak moral masyarakat,” ungkapnya.
Editor : Johan Panjaitan