Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Dirampok di Jembatan Lau Renun, Wandaniel Girsang Kritis dan Kehilangan Uang Puluhan Juta

Johan Panjaitan • Kamis, 7 Mei 2026 | 15:45 WIB
DIRAWAT. Wandaniel Girsang korban perampokan menjalani perawatan di RSUD Sidikalang, Kamis (7/5/2026). (Istimewa/Sumut Pos)
DIRAWAT. Wandaniel Girsang korban perampokan menjalani perawatan di RSUD Sidikalang, Kamis (7/5/2026). (Istimewa/Sumut Pos)

 

DAIRI, Sumutpos.jawapos.com-Aksi perampokan brutal terjadi di kawasan Jembatan Lau Renun, Sumbul Karo, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Selasa (6/5/2026). Seorang pemuda asal Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Pegagan Hilir, Wandaniel Girsang (24), mengalami luka kritis setelah diserang kawanan perampok saat dalam perjalanan pulang menuju rumahnya.

Korban kini menjalani perawatan intensif di RSUD Sidikalang akibat luka serius di sejumlah bagian tubuh. Selain mengalami penganiayaan berat, korban juga dikabarkan kehilangan uang puluhan juta rupiah serta sebuah laptop yang dibawa kabur pelaku.

Ayah korban, Arlis Girsang (64), saat ditemui di RSUD Sidikalang, Kamis (7/5/2026), menjelaskan bahwa sebelum kejadian anaknya berangkat ke Sidikalang menggunakan sepeda motor sambil membawa uang sekitar Rp50 juta untuk keperluan pengurusan proyek di bank.

Baca Juga: DPRD Deliserdang Rekomendasikan Seleksi Cakades Tanjung Gusta Diulang

Menurut Arlis, putranya baru sekitar satu minggu pulang kampung dari Palembang, Sumatera Selatan, tempat ia bekerja di perusahaan kontraktor.

“Dia bilang urusannya di Sidikalang belum selesai, jadi menginap dulu di hotel,” ujar Arlis.

Keesokan harinya, Rabu sore (6/5/2026), korban memutuskan pulang menuju rumah. Namun saat melintas di kawasan Jembatan Lau Renun, korban diduga menjadi target kawanan pelaku.

Arlis menuturkan, berdasarkan cerita yang diperoleh keluarga, korban dicegat oleh tiga pria yang mengenakan helm dan penutup wajah.

Korban sempat berusaha menghindar dan melarikan diri, namun para pelaku terus mengejar. Salah seorang pelaku kemudian menghantam wajah korban menggunakan balok kayu hingga korban tersungkur di lokasi kejadian.

“Setelah korban terkapar, tas ransel berisi uang ratusan juta dan laptop miliknya dibawa kabur,” katanya.

Baca Juga: Pomal Kodaeral I Patroli di Bahari Belawan, Hanya Musnahkan Sarang Narkoba dan Tiga Paket Diduga Sabu

Meski mengalami luka serius, korban disebut masih sempat menyelamatkan diri dengan berjalan menuju perkampungan warga yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kejadian untuk meminta pertolongan.

Peristiwa perampokan disertai kekerasan itu langsung mengundang perhatian masyarakat sekitar. Warga berharap aparat kepolisian segera menangkap para pelaku yang dinilai telah meresahkan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan di kawasan tersebut.

Informasi yang dihimpun, kasus tersebut kini telah ditangani Polsek Tigalingga untuk proses penyelidikan lebih lanjut.(rud/han)

Editor : Johan Panjaitan
#dirampok #jembatan #kritis