TEBINGTINGGI, Sumutpos.jawapos.com-Suasana Lapangan Pondok Pesantren Pondok Pesantren Daarul Syuhada di Jalan Danau Belaian, Kelurahan Lubuk Baru, Sabtu malam (9/5/2026), dipenuhi semangat dan kreativitas para santri dalam gelaran Gempita Malam Seni Budaya (GEMA SABDA). Kegiatan bernuansa religius dan budaya itu menjadi ruang ekspresi sekaligus pembentukan karakter generasi muda Islami.
Mengusung tema “Membentuk Karakter, Peran Disiapkan Membangun Peradaban Islami”, acara tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, guru, santri hingga para orang tua.
Camat Padang Hulu, Nanda Aulia Yusuf Purba, yang hadir langsung dalam kegiatan itu memberikan apresiasi atas inisiatif Pondok Pesantren Daarul Syuhada dalam menghadirkan ruang pembinaan generasi muda melalui seni dan budaya Islami.
Menurutnya, kegiatan seperti GEMA SABDA bukan sekadar hiburan seremonial, melainkan sarana penting dalam membentuk mental, karakter, dan rasa percaya diri para santri.
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Massal PPPK
“Melalui kegiatan ini, para santri tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga mengembangkan kreativitas, bakat, serta membangun rasa percaya diri dan kebersamaan,” ujar Nanda.
Ia menilai perpaduan antara pendidikan agama, seni budaya, dan pembinaan karakter menjadi modal penting dalam melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Padang Hulu Rudi Asman, Kabag Kesra Kota Tebing Tinggi Azanul Akbar Lubis, pimpinan Pondok Pesantren Daarul Syuhada Rudi Hartono, Lurah Lubuk Baru Lindawati Sitorus, serta Ketua Dewan Pembina Majelis Guru pesantren, Aan Afriansyah.
Ketua panitia, Nasrullah Fauzi, menjelaskan bahwa GEMA SABDA digelar sebagai wadah untuk mengembangkan bakat para santri sekaligus mempererat ukhuwah di lingkungan pesantren.
Rangkaian acara berlangsung meriah dan penuh nuansa Islami. Dimulai dari penampilan musik qasidah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan tokoh-tokoh, hingga pertunjukan seni budaya yang ditampilkan langsung oleh para santri.
Momentum itu juga dirangkai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan tingkat TK, SD, dan SMP se-Kota Tebing Tinggi yang sebelumnya digelar di lingkungan pesantren.
Camat Padang Hulu berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan generasi muda di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.
“Generasi muda harus dibekali akhlak, kreativitas, dan nilai-nilai keislaman agar mampu menjadi generasi yang berprestasi serta membawa peradaban Islami yang lebih baik di masa depan,” pungkasnya.(mag-3/han)
Editor : Johan Panjaitan