BINJAI, Sumutpos.jawapos,com- Pemerintah Kota Binjai memberikan pinjam pakai motor dinas kepada keluarga pelajar yang menjadi korban begal hingga mengakibatkan luka serius di Seputaran Titi Baru Berngam, Binjai Barat. Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi ketika diwawancarai wartawan di RSUD Djoelham, Selasa (12/5/2026).
Orang nomor dua yang karib disapa Bang Jiji ini juga menjenguk dua korban begal di lokasi terpisah. Seorang wanita atas nama Dini yang ngekos di Binjai Utara, dijenguk Bang Jiji.
Bahkan pada kesempatan ini, Bang Jiji juga memberikan bantuan sembako dan telepon genggam kepada Dini. Dia juga mengungkapkan rasa prihatinnya atas peristiwa tersebut.
Usai dari tempat Dini, Bang Jiji menjenguk Yudha di Kamar Nusa Indah 5 lantai 2 RSUD Djoelham. Kedatangannya dalam upaya memastikan fasilitas kesehatan kelasa Yudha.
Baca Juga: Massa GPM-PALAS Geruduk Kantor Bupati, Dugaan Manipulasi Data Plasma PT APN Picu Kemarahan Mahasiswa
Yudha tidak akan dibebankan biaya selama mendapat perawatan medis di RSUD Djoelham. "Karena masuk dalam program UHC, satu rupiah pun tidak boleh ada dikeluarkan," ungkap Bang Jiji.
Karenanya, keluarga korban tidak perlu khawatir. Sebab, Pemko Binjai menanggung segala biaya pengobatan Yudha.
"Kami juga memberikan santunan kepada keluarga, sembako dan juga satu buah telepon genggam kepada masing-masing korban. Mudah-mudahan dapat membantu," sambung Bang Jiji.
Dia berharap, langkah Pemko Binjai kepada korban begal dapat membantu dan menambah penyemangat, khususnya kepada Yudha dalam belajar. "Kami juga memastikan korban dan keluarga korban meminjamkan sepeda motor milik pemko, dari rakyat untuk rakyat," kata dia.
"Jadi sepeda motor punya pemko, kami serahkan kepada keluarga, supaya tidak mengganggu aktivitas dan tidak mengganggu dapurnya," sambungnya.
Tak hanya itu, bantuan psikologi untuk trauma hiling juga diberikan kepada kedua korban. Bang Jiji menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk lebih gencar melakukan patroli.
Baca Juga: 124 Warga Kelurahan Mangga Terima Bantuan PKH Medan Makmur
Langkah itu sebagai bentuk upaya pencegahan dini agar kejadian serupa tidak terulang. "Pemerintah kota tidak bisa kerja sendiri, kepolisian tidak bisa kerja sendiri, kita harus kerja bersama-sama," pungkasnya.
Dalam rentang waktu tidak sampai sepekan, dua peristiwa begal terjadi di wilayah hukum Polres Binjai. Peristiwa ini menjadi sorotan dan bahkan masyarakat juga mengirimkan papan bunga ke Markas Komando Polres Binjai agar dapat segera mengungkap kasus tersebut. (ted/han)
Editor : Johan Panjaitan