BATUBARA, Sumutpos.jawapos.com– Pemerintah Kabupaten Batu Bara menaruh harapan besar pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026. Sebanyak 58 qori dan qoriah terbaik resmi diberangkatkan untuk membawa nama daerah sekaligus mengembalikan kejayaan Batu Bara sebagai salah satu lumbung penghafal dan pembaca Al-Qur'an berprestasi di Sumatera Utara.
Pelepasan kafilah dilakukan langsung oleh Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, di halaman Kantor Bupati Batu Bara, Minggu (14/6/2026). Momentum tersebut menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan syiar Islam dan mencetak generasi Qur'ani yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Di hadapan para peserta, pembina, dan jajaran pejabat daerah, Baharuddin menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar arena perlombaan, melainkan wadah pembinaan karakter, penguatan nilai-nilai keislaman, sekaligus sarana mengukur hasil pembinaan yang selama ini dilakukan.
"Kita ingin mengembalikan marwah Kabupaten Batu Bara sebagai lumbung qori dan qoriah di Sumatera Utara. Karena itu, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pembina dan pengurus LPTQ yang telah bekerja keras mempersiapkan para peserta," ujar Baharuddin.
Baca Juga: Kasasi Jaksa Ditolak, Pembunuh Driver Taksi Online Tetap Jalani Hukuman Seumur Hidup
Ia meminta seluruh anggota kafilah tampil percaya diri dan menjadikan kompetisi sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki. Menurutnya, para peserta harus memiliki target yang lebih tinggi dan tidak hanya puas bersaing di level provinsi.
"Jangan hanya bercita-cita sampai tingkat provinsi. Jika memiliki kemampuan, raihlah prestasi hingga tingkat nasional. Buktikan bahwa putra-putri Batu Bara mampu bersaing dan menjadi yang terbaik," pesannya.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Batu Bara, Al Asari, mengaku optimistis kafilah yang diberangkatkan tahun ini mampu menorehkan hasil membanggakan. Dengan persiapan yang dilakukan melalui pembinaan berkelanjutan dan pelatihan intensif, pihaknya menargetkan Batu Bara menembus lima besar MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Menurutnya, keberhasilan dalam MTQ tidak hanya diukur dari perolehan juara, tetapi juga dari keberhasilan membumikan nilai-nilai Al-Qur'an di tengah masyarakat melalui program pembinaan yang konsisten.
"Kami berharap Kabupaten Batu Bara semakin dikenal sebagai daerah yang melahirkan qori dan qoriah berkualitas, tidak hanya di tingkat provinsi tetapi juga nasional," katanya.
Baharuddin juga menekankan pentingnya pembinaan yang terstruktur dan pelaksanaan training center (TC) yang berkualitas sebagai fondasi utama dalam mencetak prestasi. Ia meyakini hasil terbaik tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang dibangun dengan disiplin dan kerja keras.
Baca Juga: Razia Hotel di Binjai, BNNK Temukan Puluhan Pasangan dan Tiga Pria Positif Narkoba
Menutup arahannya, Bupati berpesan agar seluruh anggota kafilah menjaga semangat juang, kekompakan, serta nama baik daerah selama mengikuti rangkaian MTQ.
"Selamat berjuang. Bawalah nama baik orang tua, masyarakat, dan Kabupaten Batu Bara. Tanamkan dalam diri bahwa kalian mampu dan harus bisa memberikan yang terbaik. Insya Allah dengan usaha dan doa, prestasi akan mengikuti," tegasnya.
Pelepasan kafilah tersebut turut dihadiri Ketua LPTQ Kabupaten Batu Bara beserta jajaran, Penjabat Sekretaris Daerah, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat se-Kabupaten Batu Bara, Direktur RSUD H. OK Arya Zulkarnain, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara yang memberikan dukungan dan doa bagi keberhasilan para peserta. (lib/han)
Editor : Johan Panjaitan